
Pemerintah daerah juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkim) untuk mempercepat pelaksanaan pekerjaan tersebut.
Selama proses pengeboran berlangsung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mengerahkan mobil tangki air dan toilet bergerak guna memastikan kebutuhan dasar sekolah tetap terpenuhi.
Rudy menyebut kondisi kekeringan juga terjadi di sejumlah sekolah dan pondok pesantren di wilayah Klapanunggal. Namun, SDN 05 Lulut diprioritaskan karena pasokan air bersih di sekolah tersebut telah habis sepenuhnya.
Selain penanganan darurat, Pemkab Bogor membuka peluang kolaborasi dengan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mendukung perbaikan sarana pendidikan, termasuk pembangunan toilet dan peningkatan fasilitas sekolah. Pemerintah berharap langkah tersebut dapat mempercepat penyelesaian persoalan infrastruktur pendidikan di wilayah terdampak kekeringan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















