Maung Bandung Fokus Piala Presiden

Untitled-2BANDUNG, Today – Piala Proklamasi batal digelar. Izin dari kepolisian men­jadi alasan gagalnya pertandingan tersebut.

Rencananya pertandingan PERSIB kontra Arema Indonesia ini akan ber­langsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, 22 Agustus men­datang.

Pelatih PERSIB Djadjang Nurdja­man mengatakan, sudah memper­siapkan pertandingan ujicoba untuk mengganti laga tersebut.

“Piala Proklamasi batal. Jadi agen­da uji coba rencananya ditambah satu lagi. Mungkin digelarnya setelah Suka­bumi pada 27 atau 28 Agustus,” kata Djadjang.

Menurutnya, uji coba pengganti Piala Proklamasi itu kemungkinan menghadapi tim lokal Bandung. Wak­tu yang singkat menjadi alasannya dimana sulit mencari lawan sepadan dalam waktu dekat untuk uji coba.

BACA JUGA :  Argentina di Piala Dunia 2026: Kandidat Kuat Pertahankan Gelar Juara

“Tapi tidak masalah buat kita. Karena uji coba nantikan untuk me­matangkan persiapan dan memper­baiki apa yang kurang pada uji coba sebelumnya,” ucapnya.

Semula laga kontra Arema Cronus itu dimanfaatkan oleh Janur untuk mempersiapkan tim jelang tampil di Piala Presiden.

Dia pun mengakui akan sulit men­cari lawan pengganti yang sepadan kualitasnya dengan Singo Edan dalam upaya mengukur sejauh mana ke­mampuan anak asuhnya. Untuk itu dia menganggap wajar jika timnya mesti bertanding dengan tim yang levelnya medioker.

BACA JUGA :  Turnamen Voli Istimewa Piala Karang Taruna Meriahkan HJB ke-544 di Malasari Nanggung

“Pasti kita sulit mendapat tim se­level dalam waktu singkat. Pasti kita masih melawan yang di bawah kita, paling yang sekitar Bandung aja,” lan­jutnya.

Seperti diketahui, keputusan menggelar Piala Proklamasi dihasil­kan oleh rapat Komite Eksekutif PSSI pada awal Agustus lalu.

Ajang Community Shield versi In­donesia tersebut direncanakan mem­pertemukan PERSIB sebagai juara Indonesia Super League 2014 dan Arema Indonesia sebagai juara Inter Island Cup.

(Imam/net)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================