huntap
Tercatat ada 2.594 keluarga yang masih menempati hunian sementara (huntara) sejak peristiwa tanah longsor yang terjadi pada awal Januari 2020. Foto : Istimewa.

BOGOR-TODAY.COM –  Huntap (hunian tetap) bagi masyarakat terdampak tanah longsor beberapa tahun lalu di Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tak kunjung terealisasi, Pemerintah Kabupaten Bogor terus obral janji.

Diketahui, longsor yang menimbun 10 desa di Kecamatan Sukajaya, pada Januari 2020 itu, kini masih menempati rumah hunian sementara (huntara).

Mereka berharap pemerintah segera merealisasikan hunian tetap (huntap) sebagai pengganti rumah mereka yang rusak terdampak longsor.

Menyikapi itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto menyebut bahwa, huntap selalu menjadi prioritas untuk segera terealisasi dan bisa digunakan bagi masyarakat Kabupaten Bogor wilayah Barat yang terkena bencana longsor.

BACA JUGA :  Safari Jurnalis PWI Kabupaten Bogor Sambangi Sukajaya, Perkuat Sinergi Pers dan Masyarakat

Huntap di Bogor Barat terkait bencana kemarin kami betul-betul mendorong maksimal agar di tahun 2024 bisa terwujud semua,” kata Rudy, Kamis (7/12/2023).

Menurutnya, dewan akan memprioritaskan pembangunan huntap terlebih dahulu agar terealisasi secepatnya. Disamping pemenuhan sarana dan prasarana (Sarpas) secara bertahap.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Cetak Sejarah, Rapat Paripurna HJB ke-544 Digelar di Pelosok Kabupaten Bogor

“Kalau untuk sarana dan prasarananya tentunya kita akan kembali kepada kemampuan daerahnya. Jadi kita akan maksmimalkan untuk hunian tetapnya selesai dulu semuanya. Infrastrukturnya sambil kita selesaikan secara bertahap,” papar dia.

Ia mengaku, huntap di kawasan Sukajaya itu juga terus menjadi prioritas dan selalu dianggarkan setiap tahun. DPRD bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan fokus untuk menuntaskan pembangunan huntap terlebih dahulu.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================