BOGORTODAY.COM – Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) merupakan putra-putri terbaik bangsa, yang dipilih melalui pendidikan dan pelatihan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kekuatan fisik dan mental.
Bahkan, menjadi anggota Paskibraka dianggap sebuah prestasi yang bergengsi, sekaligus membanggakan bagi para pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA).
Sheila Aulia Alfatu Nissa, siswi kelas XI di SMA Negeri 9 Kota Bogor telah terpilih menjadi Paskibraka Kota Bogor dengan tugasnya menjadi Pagar Pagi ketika upacara HUT RI ke-79 di Lapangan Sempur.
Pagar Pagi dikenal sebagai sosok sentral dari Paskibraka, yang bertugas sebagai pembawa bendera merah putih dan pembawa baki.
Sehila mengutarakan saat menjadi Pagar Pagi. Ia merasa bangga bisa menjadi sosok sentral, juga merupakan pengalaman pertamanya, karena selama di SMA belum pernah menjadi Paskibraka.
“Kesannya adalah senang, bisa menjadi bagian Paskibraka Kota Bogor,” ujar dia kepada Bogortoday.com.
Meskipun saya berada di posisi pengibar bendera atau pembawa baki, saya tetap berlatih, tapi tetap saja itu adalah pekerjaan yang berbeda. Apalagi bagi saya sebagai pagar pagi, kalau pembawa baki atau pembawa bendera ada bagian latihannya sendiri, seperti langkah tegak.
“Kita menjalani latihan itu setiap hari selama dua bulan menjelang hari kemerdekaan, dari pagi sampai sore. Mungkin pas bersama Polisi Militer, karena kita harus menyesuaikan juga dengan baris berbaris nya mereka,” ungkap Sheila.
Menurut Sheila, awalnya ia ingin bergabung dengan Paskibraka karena berhasil terpilih oleh sekolah, yang kemudian mengirimkan siswa-siswanya. “Alhamdulilah nya, saya yang terpilih menjadi paskibraka, hanya satu orang saja,” kata Sheila.
Hal Senada diungkapkan, Difra Cinta Syahrila saat dirinya ditugaakan menjadi Pagar Pagi di pasukan 8. Siswi SMA Negeri 1 Kota Bogor ini merasa kesulitan dalam mengejar materi tugas yang tertinggal di Sekolah.
“Itu agak sulit buat aku soalnya di kejar tugas sering di tanya guru juga tugas sudah selesai atau belum.”
Adria Putri Pramudia yang mewakili SMA Budi Mulya, ketika diamanatkan menjadi petugas Pagar pagi di pasukan 8.
Adria yang menaruh harapan besar untuk di kemudian hari ada dari sekolah kita untuk mewakili kota Bogor karena untuk menjadi paskibra harus melalui proses seleksi yang ketat dan banyak.
“Jadi susah keterimanya. Semoga ada dari sekolah kita di tahun depan yang mewakili di paskibraka kota Bogor,” pungkas Adria.
Mereka adalah simbol semangat generasi muda yang siap mengibarkan harapan dan cinta tanah air di langit Indonesia.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















