Optimalisasi Aset Pemkot untuk Ketahanan Pangan Kota Bogor

BOGORTODAY.COM – Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, lahan-lahan di daerah yang tidak produktif diupayakan menjadi kawasan yang bermanfaat bagi warga sekitar, termasuk para petani.

Di Kota Bogor, Polresta Bogor Kota bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) memanfaatkan lahan seluas dua hektare di kawasan Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, untuk menjadi lahan produktif.

Lahan tersebut ditanami bibit jagung manis yang diperoleh dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, termasuk pupuknya.

BACA JUGA :  Gandeng Jakarta Bartender Club, STP Bogor Gelar 'Signature Session 2026' untuk Kupas Seni di Balik Bar

Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, menyatakan bahwa program ini menambah daftar program ketahanan pangan lainnya yang telah dijalankan Pemkot Bogor.

“Ini bukan yang pertama, karena masih banyak lahan-lahan ideal lainnya yang akan kami garap bersama Forkopimda. Mungkin nantinya juga melibatkan TNI dan Polres, serta pihak lainnya,” ungkap Hery, Jumat (15/11/2024) pagi.

Program ini, menurut Hery, menunjukkan kolaborasi untuk mendukung program pemerintah, khususnya ketahanan pangan. Lahan seluas dua hektare ini menjadi langkah awal menuju langkah-langkah berikutnya.

BACA JUGA :  Alisa Khadijah ICMI Kabupaten Bogor Hidupkan Semangat HJB ke-544 Lewat Kajian Istimewa

Saat ini, Pemkot Bogor sedang mengidentifikasi lahan-lahan yang bisa dioptimalkan. Namun, tidak semua lahan cocok untuk pertanian sehingga diperlukan kategorisasi.

“Kami akan memikirkan bagaimana rantai distribusinya, apakah akan masuk ke pasar atau langsung ke masyarakat. Yang paling penting adalah program ini harus bernilai ekonomi,” kata Hery.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================