Ojol di Bogor Tolak Demo THR: “Lebih Baik Perjuangkan Potongan Tarif”

Ojol di Kabupaten Bogor Tolak Demo Tuntut THR
Foto. Istmw (x)

BOGORTODAY.COM – Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Bogor memilih untuk tetap bekerja daripada mengikuti aksi demonstrasi yang menuntut Tunjangan Hari Raya (THR) kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Mereka menilai tuntutan tersebut tidak akan membuahkan hasil.

Salah satu pengemudi ojol, Dede (30), menilai aksi tersebut sia-sia dan tidak menjadi prioritas utama bagi para mitra pengemudi.

BACA JUGA :  Mengenal Lighthouse Parenting, Pola Asuh yang Membantu Anak Mandiri Tanpa Kehilangan Arah

“Kalo kata saya mah sia-sia, apalagi masih banyak yang lebih penting,” ujar Dede, Senin (16/2/2025).

Menurut Dede, pekerjaan sebagai mitra ojol berbeda dengan karyawan perusahaan yang memiliki jam kerja tetap. Ia berpendapat bahwa pengemudi yang menginginkan THR seharusnya bekerja di perusahaan sebagai karyawan tetap.

BACA JUGA :  Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Melonjak 80 Persen, Jaecoo J5 Pimpin Pasar

“Kalau mau THR ya kerja di pabrik, jadi karyawan PT Goto, bukan mitranya,” katanya.

Dede juga menekankan bahwa seharusnya para pengemudi fokus memperjuangkan pengurangan potongan biaya dari aplikator, yang menurutnya lebih berdampak pada kesejahteraan mereka.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================