BOGORTODAY.COM – Chelsea mengambil langkah tegas terhadap rasisme online setelah bek mereka, Wesley Fofana, menjadi sasaran pelecehan rasial yang mengerikan di Instagram. Insiden ini terjadi usai kekalahan 0-1 dari Arsenal, pada Minggu (16/3/2025).
Wesley Fofana, bek asal Prancis, membagikan beberapa pesan pelecehan yang diterimanya melalui Instagram Story. Chelsea merespons dengan kecaman keras, menyatakan bahwa mereka “muak dan jijik” atas serangan rasial terhadap para pemain mereka.
Pihak klub meminta Instagram untuk menghapus pesan-pesan tersebut sepenuhnya dari platform dan berkomitmen bekerja sama dengan pihak media sosial guna mendorong perubahan dalam menangani kasus serupa.
Dalam pernyataan resminya, klub menyatakan: “Chelsea Football Club muak dan jijik dengan meningkatnya pelecehan rasial online terhadap pemain kami. Pelecehan yang diterima Wesley Fofana setelah pertandingan kemarin sangat menjijikkan dan tidak akan ditoleransi.
“Wes dan semua pemain kami mendapat dukungan penuh dari klub. Kami akan bekerja sama dengan otoritas terkait untuk mengidentifikasi pelaku dan mengambil tindakan sekeras mungkin.”
Dalam pertandingan di Emirates Stadium, Fofana dimainkan sebagai bek kanan selama 86 menit sebelum akhirnya ditarik keluar. Chelsea harus mengakui keunggulan Arsenal lewat gol tunggal Mikel Merino di babak pertama. Laga berlangsung panas, dengan Fofana mendapatkan kartu kuning dan terlibat dalam konfrontasi dengan Declan Rice, yang menuduhnya melakukan injakan keras.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















