6 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Mempercepat Penuaan Otak

6 Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Mempercepat Penuaan Otak

BOGORTODAY.COM – Kerutan di wajah dan rambut yang mulai memutih sering kali dianggap sebagai tanda paling jelas dari proses penuaan.

Namun, penuaan tidak hanya terjadi di permukaan tubuh, melainkan juga terjadi pada organ vital seperti otak. Bahkan, otak bisa menua lebih cepat dari yang kita sadari jika tidak dijaga dengan baik.

Menurut Caitlin Shure, pakar neuroscience dari NextSense, penuaan otak merupakan penurunan fungsi dan struktur otak secara alami seiring bertambahnya usia.

Ini mencakup berkurangnya koneksi antar sel otak, menurunnya efisiensi sinyal, serta melemahnya kemampuan neuroplastisitas atau kemampuan otak untuk belajar dan beradaptasi.

Sayangnya, ada sejumlah kebiasaan yang tampak biasa saja dalam kehidupan sehari-hari tetapi justru mempercepat penuaan otak. Berikut enam kebiasaan tersebut:

  1. Terlalu Banyak Duduk
BACA JUGA :  Jangan Dianggap Sepele, Ini Kesalahan Saat Wudhu yang Bisa Mengurangi Kesempurnaan Ibadah

Duduk dalam waktu lama tanpa jeda, terutama di depan komputer atau televisi, dapat menghambat aliran darah dan oksigen ke otak.

Kondisi ini berdampak negatif terhadap fungsi kognitif. Kurangnya aktivitas fisik juga mengurangi produksi brain-derived neurotrophic factor (BDNF), zat penting yang mendukung pertumbuhan dan koneksi sel otak baru.

Solusinya adalah bergerak secara teratur, minimal 150 menit per minggu. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berkebun bisa memberikan manfaat besar bagi kesehatan otak.

  1. Tidak Mengelola Stres

Stres kronis meningkatkan kadar hormon kortisol yang bisa merusak hippocampus, bagian otak yang penting untuk memori dan pembelajaran. Kondisi ini membuat otak lebih rentan terhadap gangguan kognitif dan mempercepat proses penuaan.

BACA JUGA :  Apakah Kanker Ginjal Bisa Sembuh? Ini Penjelasan dan Pilihan Pengobatannya

Manajemen stres dapat dilakukan dengan meditasi, olahraga ringan, mendengarkan musik, berbicara dengan orang terpercaya, atau mengurangi paparan terhadap situasi yang memicu stres.

  1. Kurang Tidur

Tidur yang cukup bukan hanya penting untuk energi, tapi juga untuk kesehatan otak. Saat tidur, otak melakukan proses pembersihan terhadap racun yang menumpuk, termasuk protein berbahaya yang dikaitkan dengan penyakit Alzheimer.

Kekurangan tidur secara terus-menerus dapat mengganggu fungsi kognitif dan mempercepat degenerasi sel otak.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================