Pebasket Asing Jarred Shaw Akui Konsumsi Permen Ganja untuk Relaksasi Pasca Pertandingan

BOGORTODAY.COM – Pebasket asing asal Amerika Serikat, Jarred Shaw, mengakui bahwa dirinya mengonsumsi narkotika jenis ganja untuk relaksasi setelah berolahraga. Namun, tindakan tersebut berujung mahal setelah ia ditangkap karena menyelundupkan zat terlarang itu dari Thailand.

Shaw absen dalam laga antara Tangerang Hawks melawan Prawira Bandung karena telah diamankan oleh pihak kepolisian. Ia ditangkap setelah menerima paket narkotika berbentuk permen bermerek “Vita Bite”, yang disamarkan menyerupai produk suplemen vitamin, namun ternyata mengandung ganja.

BACA JUGA :  Kemensos Akui Sekolah Rakyat Masih Kekurangan Guru dan Asrama

“Pelaku menggunakan zat tersebut setelah selesai berolahraga, sebagai bentuk relaksasi dalam kehidupan sehari-harinya. Saat ini, yang bersangkutan masih tercatat sebagai atlet basket profesional di Indonesia,” ujar Wakapolresta Bandara Soekarno-Hatta, AKBP Joko Sulistiono, seperti dikutip berita Olahraga, Kamis (15/5/2025).

Lebih lanjut, Joko mengungkapkan bahwa Shaw tidak hanya berniat mengonsumsi sendiri, tetapi juga berencana mengedarkan produk serupa kepada rekan sesama atlet di Indonesia. Jika pengiriman awal berhasil, Shaw dan rekannya sudah menyiapkan pengiriman dalam jumlah lebih besar.

BACA JUGA :  Mengapa Kepala Bisa Tiba-Tiba Sakit Saat Makan Es Krim? Ini Penjelasan Ilmiahnya

“Apabila pengiriman ini berhasil, rencananya mereka akan mengirimkan lebih banyak lagi. Desain kemasan dalam ukuran besar sudah disiapkan, tinggal menunggu kelanjutan dari pengiriman pertama,” jelasnya.

Atas perbuatannya, Shaw telah ditetapkan sebagai tersangka dan kontraknya bersama Tangerang Hawks diputus secara sepihak. Ia kini menghadapi ancaman hukuman berat, termasuk kemungkinan hukuman mati, mengingat kasus ini masuk kategori peredaran narkotika golongan satu.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================