Erick Thohir Tegaskan Naturalisasi Bukan Ancaman Pembinaan Pemain Muda

Erick Thohir
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. (Foto: PSSI)

BOGORTODAY.COM – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan tanggapan tegas terhadap berbagai kritik yang diarahkan pada kebijakan naturalisasi pemain Timnas Indonesia. Ia menekankan bahwa naturalisasi bukanlah ancaman bagi pengembangan talenta muda, melainkan solusi cepat yang diperlukan untuk mewujudkan ambisi besar: tampil di Piala Dunia 2026.

Saat ini, PSSI tengah memproses naturalisasi lima pemain. Untuk tim putra, ada Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans, sementara tim putri diperkuat oleh Isabel Corian Kopp, Pauline Jeannette, dan Isabelle Nottet. Proses administrasi telah mendapat persetujuan dari Komisi X dan XIII DPR RI, dan kini tinggal menunggu Keputusan Presiden agar kelima pemain tersebut resmi menjadi Warga Negara Indonesia.

BACA JUGA :  Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Simak Daftar Lengkap dari 0,5 Gram hingga 1 Kilogram

Namun, kebijakan ini menuai sorotan dari anggota Komisi XIII DPR RI, Arizal Aziz. Ia mengkhawatirkan bahwa naturalisasi bisa menghambat perkembangan pemain muda dari daerah, bahkan mengancam akan meminta PSSI menghentikan program tersebut jika Timnas gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

BACA JUGA :  Bupati Cup 2026 Meriahkan HJB ke-544, 196 Peserta Adu Skill Biliar di Kabupaten Bogor

Menanggapi hal itu, Erick menyampaikan sikap tegas. Ia menegaskan bahwa PSSI tetap berkomitmen terhadap pembinaan jangka panjang, namun Timnas senior memiliki target besar yang tidak bisa ditunda.

“Kalau kami PSSI selalu punya komitmen menjaga pembinaan, seperti U-17 cuma Mathew Baker. Mayoritas pemain binaan kita,” kata Erick di Jakarta, Rabu (27/8/2025).

Ia juga menambahkan bahwa pembinaan terhadap pemain muda terus berjalan.

Editor : Samudera

Sumber : iNews

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================