Bahaya Menggigit Kuku, Dokter Harvard Peringatkan Risiko Infeksi

Menggigit Kuku
Ilustrasi Menggigit Kuku. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Sebagian orang mungkin memiliki kebiasaan menggigit kuku tanpa menyadari dampak buruknya.

Namun, seorang dokter dari Harvard Health Publishing, Toni Golen, mengingatkan bahwa kebiasaan ini bisa sangat merugikan kesehatan.

Menurutnya, kuku dan tangan merupakan bagian tubuh yang paling sering menyentuh berbagai benda, mulai dari gagang pintu, uang, hingga ponsel. Semua itu dapat menjadi sumber kuman yang berbahaya.

BACA JUGA :  HGB Kedaluwarsa Sejak 2017, Petani Geruduk BPN Kabupaten Bogor

“Ujung jari kita adalah tempat berkumpulnya kuman, bahkan saat kita tidak menggigit kuku. Tetapi, kebiasaan ini membuat Anda sangat rentan terhadap kotoran dan debu yang dapat menumpuk di dasar kuku,” jelas Golen, dikutip dari Mirror UK.

BACA JUGA :  Charger Ponsel Dibiarkan Tercolok Terus di Stopkontak, Amankah? Ini Penjelasannya

Ia menambahkan, menggigit kuku dapat merusak kutikula dan membuat kulit menjadi kasar.

Kondisi tersebut menciptakan celah kecil di kulit yang memudahkan kuman masuk. Akibatnya, tubuh lebih rentan terserang penyakit, mulai dari flu biasa hingga infeksi salmonella.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================