Kemenperin Percepat Persiapan Mobil Nasional, Target Produksi 2027

Kemenperin
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: detikcom)

BOGORTODAY.COM – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mempercepat langkah untuk mewujudkan proyek mobil nasional (mobnas).

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa pembahasan teknis maupun konseptual telah dilakukan bersama PT Pindad (Persero) sebagai bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto.

Upaya ini menandai babak baru dalam ambisi Indonesia untuk memiliki kendaraan nasional yang diproduksi sepenuhnya di dalam negeri.

Agus menyebut pembahasan mendalam telah mencakup jenis kendaraan yang akan dikembangkan, strategi penetapan harga, hingga konsep pemasaran termasuk layanan purna jual.

BACA JUGA :  BYD Berani Tanggung Kerugian Kecelakaan Saat Fitur Autopilot Aktif, Klaim Jadi yang Pertama di Dunia

“Pembahasan konsep strategis demi menyiapkan dan mewujudkan apa yang menjadi arahan Bapak Presiden Prabowo agar Indonesia segera memiliki mobil nasional telah kami lakukan bersama PT Pindad,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (14/11/2025).

Selain itu, Kemenperin dan Pindad juga menelaah konsep teknologi yang akan digunakan serta proses produksi yang dinilai harus efisien dan kompetitif.

BACA JUGA :  Raffi Ahmad Bantah Terlibat Dugaan Suap Impor Barang, Siap Tempuh Jalur Hukum

Dalam diskusi kedua pihak, aspek pembiayaan menjadi salah satu poin penting. Beragam opsi sumber pendanaan tengah dipertimbangkan untuk memperkuat kapasitas pengembangan mobnas.

Tidak hanya itu, kemungkinan menggandeng mitra tambahan—baik dari dalam maupun luar negeri—juga terbuka. Langkah ini akan memperkuat kemampuan produksi, pendanaan, serta percepatan transfer teknologi untuk memastikan mobnas mampu bersaing di pasar nasional maupun global.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================