Hati-Hati, Sejumlah Sayuran Ini Ternyata Mengandung Gula Cukup Tinggi

Sayuran
Hati-Hati, Sejumlah Sayuran Ini Ternyata Mengandung Gula Cukup Tinggi. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Kebanyakan orang beranggapan bahwa hanya makanan manis seperti kue, minuman kemasan, dan permen yang mengandung gula. Padahal, sejumlah sayuran ternyata memiliki kandungan gula alami yang cukup tinggi.

Gula ini memang jauh lebih sehat dibanding gula tambahan, namun dalam jumlah berlebihan tetap dapat memengaruhi kadar gula darah—terutama pada penderita diabetes, obesitas, atau mereka yang sedang mengontrol berat badan.

Mengenali jenis sayuran yang tinggi gula serta memahami cara aman mengonsumsinya sangat penting agar manfaat nutrisinya tetap didapat tanpa memicu lonjakan gula darah.

Berikut beberapa sayuran yang memiliki kandungan gula lebih tinggi dibanding sayuran lainnya:

  1. Wortel

Wortel mengandung lebih dari 3,8 gram gula per 100 gram, dan rasa manisnya meningkat setelah melalui proses pemasakan.

Konsumsi aman sekitar ½–1 buah ukuran sedang per hari, dan lebih baik dikombinasikan dengan sumber protein untuk memperlambat penyerapan gula.

  1. Lobak
BACA JUGA :   Review Film Backrooms (2026): Terjebak dalam Ruang Sunyi yang Membingungkan dan Mengganggu

Lobak memiliki kandungan gula sekitar 3–4 gram per 100 gram. Untuk mencegah lonjakan gula darah, lobak sebaiknya dikonsumsi bersama makanan tinggi serat atau protein.

  1. Bit (Beetroot)

Bit termasuk umbi dengan kadar gula tertinggi. Batasi konsumsinya hanya setengah hingga satu buah kecil per hari, dan hindari mencampurkannya dengan buah manis jika dibuat jus.

  1. Cabai

Cabai mengandung sekitar 5 gram gula per 100 gram, namun biasanya tidak dimakan dalam jumlah besar. Meski begitu, bagi orang yang sensitif terhadap gula darah sebaiknya tetap mengontrol porsinya.

  1. Bawang Bombai

Bawang bombai memiliki 4–5 gram gula per 100 gram. Konsumsi aman adalah menggunakan setengah umbi dalam satu kali masakan dan dikombinasikan dengan sayuran rendah gula.

  1. Jagung Manis
BACA JUGA :  Pemkab Bogor Perkuat Identitas Daerah Lewat Riungan Gede Jasinga dan Pagelaran Budaya

Jagung manis dapat meningkatkan gula darah lebih cepat karena kandungan sukrosanya. Porsi ideal adalah setengah tongkol per makan dan konsumsi setelah protein agar penyerapan gula lebih stabil.

  1. Kentang

Meski bukan terasa manis, kentang memiliki indeks glikemik tinggi. Cara terbaik mengonsumsinya adalah direbus atau dikukus dalam porsi setengah buah ukuran sedang, bukan digoreng.

  1. Labu Kuning

Labu kuning mengandung gula alami yang memberikan rasa manis. Batasi konsumsi sekitar 3–4 sendok makan per sekali makan, dan padukan dengan sayuran hijau.

  1. Kacang Polong (Peas)

Kacang polong memiliki karbohidrat dan gula lebih tinggi dibanding sayuran hijau. Konsumsi bersama protein dan serat agar kadar gula darah tetap stabil.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================