7 Kebiasaan Buruk yang Diam-diam Menurunkan Kesuburan Pria

Kesuburan
Ilustrasi Sperma dan Ovum. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Tingkat kesuburan merupakan faktor krusial bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan. Selama ini, perhatian sering kali lebih tertuju pada kesehatan reproduksi wanita.

Padahal, peran pria—terutama kualitas dan kuantitas sperma—sama pentingnya dalam menentukan peluang kehamilan.

Tanpa disadari, banyak pria melakukan kebiasaan sehari-hari yang dapat mengganggu proses produksi sperma. Jika dilakukan secara terus-menerus, kebiasaan tersebut terbukti mampu menurunkan tingkat kesuburan secara signifikan.

Berikut tujuh kebiasaan buruk yang dapat berdampak negatif pada kesuburan pria:

  1. Kurang Tidur atau Sering Begadang

Kurang tidur menjadi salah satu pemicu utama penurunan kesuburan. Pria yang terbiasa tidur kurang dari enam jam per malam dilaporkan berisiko mengalami penurunan kesuburan hingga 31 persen.

BACA JUGA :  Emotional Security dalam Hubungan: Kunci Agar Cinta Tetap Harmonis dan Bertahan Lama

Secara medis, kurang tidur menyebabkan penurunan produksi hormon testosteron yang berperan penting dalam pembentukan sperma. Oleh karena itu, pria dianjurkan tidur cukup sekitar 7–8 jam setiap malam. Tidur berlebihan pun sebaiknya dihindari.

  1. Merokok

Merokok tidak hanya merugikan kesehatan secara umum, tetapi juga berdampak serius pada kesuburan pria. Berbagai penelitian menunjukkan, sperma pada pria perokok cenderung mengalami kerusakan DNA yang sulit diperbaiki.

Kondisi ini dapat menghambat proses pembuahan secara normal dan menurunkan peluang terjadinya kehamilan yang sehat.

  1. Konsumsi Minuman Bersoda
BACA JUGA :  Ubah Kebiasaan Makan Siang, Risiko Tekanan Darah Tinggi Bisa Berkurang

Minuman bersoda mengandung gula tinggi yang berpotensi menurunkan kesuburan pria. Konsumsi gula berlebih dapat memicu resistensi insulin, yang turut memengaruhi kualitas dan kesehatan sperma.

Bahkan, kebiasaan mengonsumsi satu kaleng soda per hari disebut dapat merusak sperma dan menurunkan kemampuan geraknya atau motilitas. Selain itu, minuman bersoda juga meningkatkan risiko kenaikan berat badan yang berkaitan erat dengan gangguan kesuburan.

  1. Stres Berlebihan

Stres yang tidak dikelola dengan baik dapat mengganggu keseimbangan hormon reproduksi pria. Kondisi ini berpengaruh langsung pada proses pembentukan sperma.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================