Persija Pertanyakan Kartu Kuning Maxwell Usai Gol Dianulir

Drama VAR dan kartu kuning jadi sorotan. Persija mempertanyakan keputusan wasit usai gol Maxwell dianulir. (Foto: bola.net)

BOGORTODAY.COM – Kekalahan Persija Jakarta dari Semen Padang tak hanya menyisakan kekecewaan soal hasil akhir, tetapi juga memunculkan tanda tanya besar terkait keputusan wasit. Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, secara terbuka melayangkan protes kepada Komite Wasit PSSI terkait kartu kuning yang tetap diberikan kepada Maxwell Souza.

Dalam laga yang digelar di Stadion GOR Haji Agus Salim, Senin (22/12/2025), Persija harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 0-1. Gol penyama kedudukan yang dicetak Maxwell Souza pada masa injury time babak kedua sempat membangkitkan harapan Macan Kemayoran, namun dianulir setelah wasit Steven Yubel Poli melakukan peninjauan VAR cukup lama.

BACA JUGA :  Persikabo All Star Tantang PSB Bogor di Laga Derby HJB ke-544

Masalah muncul karena Maxwell telah lebih dulu melakukan selebrasi dengan membuka bajunya. Aksi tersebut membuat wasit mengganjarnya dengan kartu kuning. Namun setelah gol dinyatakan tidak sah, kartu kuning itu tetap tercatat dalam laporan pertandingan.

Ardhi Tjahjoko mempertanyakan logika di balik keputusan tersebut. Menurutnya, jika gol dianulir, maka konsekuensi yang muncul dari selebrasi seharusnya ikut gugur. Ia menyampaikan protes itu secara terbuka melalui akun media sosial pribadinya, sembari meminta Komite Wasit PSSI mengkaji ulang penerapan aturan tersebut.

BACA JUGA :  Ghana Taklukkan Panama, Persaingan Grup L Piala Dunia 2026 Kian Memanas

Situasi ini semakin menambah panas pertandingan yang memang berjalan dramatis. Persija harus mengakhiri laga dengan sembilan pemain setelah Figo Dennis menerima kartu merah di menit ke-37, disusul Fabio Calonego pada menit ke-90+2. Kondisi tersebut membuat Persija berada dalam tekanan berat hingga peluit akhir dibunyikan.

Bagi Persija, kekalahan ini bukan hanya soal kehilangan poin, tetapi juga soal kejelasan dan konsistensi penerapan aturan di lapangan. Protes yang dilayangkan manajemen diharapkan bisa menjadi bahan evaluasi agar kejadian serupa tak kembali terulang di pertandingan-pertandingan berikutnya.

Editor : Alif Luqman

Sumber : bola.net

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================