BOGORTODAY.COM – Menyalakan kembali listrik setelah rumah terendam banjir tidak boleh dilakukan secara terburu-buru.
Meski air sudah surut, risiko sengatan listrik dan korsleting masih sangat tinggi apabila instalasi kelistrikan belum benar-benar aman. Kesalahan kecil dalam proses ini dapat berdampak serius terhadap keselamatan penghuni rumah, bahkan memicu kebakaran.
Oleh karena itu, terdapat waktu dan langkah khusus yang harus diperhatikan sebelum aliran listrik dinyalakan kembali.
Pemeriksaan menyeluruh serta kehati-hatian menjadi kunci utama agar rumah aman untuk kembali ditinggali.
Kapan Waktu yang Aman Menyalakan Listrik Setelah Banjir?
Walaupun air banjir telah surut, sisa kelembapan pada dinding, lantai, kabel, dan stopkontak masih dapat menghantarkan listrik.
Kondisi ini berpotensi menyebabkan korsleting maupun sengatan listrik. Karena itu, listrik tidak boleh langsung dinyalakan dan harus menunggu hingga rumah benar-benar dinyatakan aman.
Lantas, kapan waktu yang tepat untuk menyalakan kembali listrik di rumah pascabanjir dan bagaimana cara memastikannya? Dirangkum dari situs CDC dan infografis PLN, berikut panduan lengkapnya.
- Pastikan Rumah Benar-benar Kering
Sebelum menyalakan listrik, pastikan seluruh ruangan, lantai, dan dinding sudah benar-benar kering. Air sisa banjir dan kelembapan dapat meningkatkan risiko sengatan listrik bagi penghuni rumah.
Jangan hanya mengandalkan tampilan permukaan. Periksa dengan meraba dan mencium area rawan lembap seperti sudut ruangan, dinding bagian bawah, plafon, serta bagian di balik furnitur.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















