Sejarah Perumusan Pancasila, Dasar Negara Republik Indonesia

Pancasila
Garuda Pancasila, Indonesian. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila, dasar negara Republik Indonesia. Penetapan tanggal ini tidak lepas dari sejarah panjang perumusan Pancasila yang pertama kali dibahas dalam sidang Badan Penyelidikan Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945.

Awal Pembentukan BPUPKI

Perumusan Pancasila sebagai dasar negara diawali dengan pembentukan BPUPKI atau Dokuritsu Junbi Cosakai pada 1 Maret 1945. Pembentukan badan ini merupakan bentuk realisasi janji kemerdekaan yang disampaikan oleh Perdana Menteri Jepang, Kuniaki Koiso, kepada bangsa Indonesia.

BACA JUGA :  Harga Emas Antam Turun Tajam, Kini di Level Rp 2,77 Juta per Gram

BPUPKI bertujuan mempersiapkan kemerdekaan Indonesia beserta syarat-syarat yang diperlukan agar Indonesia dapat berdiri sebagai negara merdeka dan berdaulat. Dr. Radjiman Wedyodiningrat ditunjuk sebagai ketua BPUPKI, dengan Hibangase Yosio dari Jepang dan R.P. Soeroso sebagai wakil ketua.

BPUPKI beranggotakan 62 tokoh dari Indonesia dan tujuh orang perwakilan Jepang. Pelantikan anggota BPUPKI berlangsung pada 28 Mei 1945 di Gedung Chuo Sangi In, Jakarta Pusat, yang kini dikenal sebagai Gedung Pancasila. Acara pelantikan turut dihadiri oleh Jenderal Itagaki dan Letnan Jenderal Nagano.

BACA JUGA :  Pancasila di Tengah Disrupsi Digital

Sidang Pertama BPUPKI

BPUPKI menggelar dua kali sidang resmi. Sidang pertama berlangsung pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945 dengan agenda utama membahas dasar negara Indonesia merdeka.

Dalam pidato pembukaannya, Ketua BPUPKI Dr. Radjiman Wedyodiningrat menegaskan bahwa suatu negara merdeka harus memiliki dasar negara yang kuat. Oleh karena itu, para anggota diminta untuk menyampaikan usulan mengenai dasar negara.

Usulan Dasar Negara oleh Tiga Tokoh

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================