Mengenal ‘Ain dalam Islam: Pengertian, Dalil, dan Doa Perlindungan

‘Ain
Mengenal ‘Ain dalam Islam: Pengertian, Dalil, dan Doa Perlindungan. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Dalam kehidupan sehari-hari, umat Islam kerap mendengar istilah ‘ain, yakni gangguan yang berasal dari pandangan mata seseorang. Islam secara tegas mengakui keberadaan ‘ain dan menjelaskannya melalui Al-Qur’an serta hadis Nabi Muhammad SAW.

Meski sering dianggap sepele, ‘ain diyakini dapat membawa dampak serius apabila tidak disikapi dengan benar.

Pengertian ‘Ain dalam Islam

Mengutip buku Bebas Penyakit dengan Ruqyah karya Said Abdul Azhim, secara bahasa ‘ain berarti mata. Dalam istilah syariat, ‘ain adalah pandangan mata yang disertai rasa kagum, iri, atau dengki, yang dengan izin Allah SWT dapat menimbulkan mudarat bagi orang yang dipandang.

BACA JUGA :  Sayyidul Istighfar, Zikir Penghapus Dosa yang Dianjurkan Dibaca Setiap Pagi dan Petang

Dampak ‘ain dapat berupa gangguan fisik, masalah psikologis, hingga musibah tertentu. Abu Hurairah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Ain adalah sesuatu yang nyata.”
(HR. Bukhari, Abu Dawud, At-Tirmidzi, Malik, dan Ahmad)

Hadis ini menegaskan bahwa ‘ain bukan sekadar mitos, melainkan fenomena yang diakui dalam Islam.

BACA JUGA :  Pos Koramil Megamendung Resmi Berdiri, Jaro Ade: Jaga Sinergi Demi Bogor Aman

Dalil Al-Qur’an tentang ‘Ain

Meski kata ‘ain tidak disebutkan secara eksplisit dalam Al-Qur’an, para ulama menafsirkan beberapa ayat sebagai isyarat tentang keberadaannya. Salah satunya terdapat dalam Surah Al-Qalam ayat 51:

“Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, ketika mereka mendengar Al-Qur’an…”

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================