Bongkar Mafia Listrik PKL, DPRD Kota Bogor Tantang PLN Buka Data Secara Transparan

Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Karnain Asyhar.

BOGORTODAY.COM – Temuan sejumlah meteran listrik PLN yang terpasang secara tidak lazim di trotoar Jalan Mayor Oking memicu reaksi keras dari parlemen. Anggota DPRD Kota Bogor, H. Karnain Asyhar, mengecam keras praktik tersebut yang diduga kuat menjadi “napas” bagi aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) di zona terlarang pada malam hari.

Karnain menegaskan bahwa keberadaan meteran listrik di fasilitas publik tersebut merupakan bentuk nyata penyalahgunaan aset negara dan cermin lemahnya pengawasan di lapangan.

BACA JUGA :  8 Kebiasaan Sederhana yang Dapat Membantu Anak Tumbuh Lebih Cerdas dan Percaya Diri

“Kami sangat prihatin dan mengecam temuan ini. Ini bukan persoalan sepele, tetapi bentuk nyata penyalahgunaan fasilitas publik dan indikasi lemahnya pengawasan,” tegas Karnain Asyhar, Selasa (10/2/2026).

Politisi ini mengingatkan bahwa trotoar secara fungsional diperuntukkan bagi pejalan kaki, bukan ruang bebas untuk instalasi listrik demi kepentingan ekonomi yang tidak tertata. Munculnya meteran-meteran tersebut menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat mengenai legalitas dan izin pemasangannya.

BACA JUGA :  Gejala Stroke Tersembunyi pada Usia Muda: Pakar Ungkap Tanda yang Sering Diabaikan

“Publik berhak bertanya: siapa yang memasang, siapa yang mengizinkan, dan mengapa dibiarkan? Trotoar adalah hak pejalan kaki,” ujar Karnain.

Wartawan : Aditya Nugraha

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================