
BOGORTODAY.COM – Pada bulan suci Ramadan, sholat tarawih menjadi salah satu amalan yang sangat digemari umat Islam. Setelah melaksanakan sholat tarawih, rangkaian ibadah malam biasanya ditutup dengan sholat witir.
Salah satu sunnah yang dianjurkan setelah sholat witir adalah membaca kalimat “Subhanal Malikil Quddus”. Bacaan ini bersumber dari hadits Rasulullah SAW dan memiliki makna serta keutamaan yang mendalam.
Dalil Bacaan Setelah Sholat Witir
Dalam buku Tuntunan Ibadah Ramadhan dan Hari Raya karya R. Syamsul dan M. Nielda dijelaskan bahwa sholat witir adalah sholat sunnah yang berbeda dengan tarawih.
- Sholat tarawih hanya dilakukan pada malam Ramadan.
- Sholat witir dapat dilakukan setiap malam, baik di bulan Ramadan maupun di luar Ramadan.
Waktu pelaksanaan witir dimulai setelah sholat Isya hingga terbit fajar. Khusus di bulan Ramadan, witir dianjurkan dilakukan setelah sholat tarawih.
Terdapat hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad bin Hanbal dalam Musnad-nya, dari Abdurrahman bin Abzan, dari ayahnya, bahwa Rasulullah SAW:
Membaca surah Al-A’la, Al-Kafirun, dan Al-Ikhlas dalam sholat witir. Setelah salam, beliau membaca:
“Subhanal Malikil Quddus, Subhanal Malikil Quddus, Subhanal Malikil Quddus” sebanyak tiga kali dan mengeraskan suaranya.
Hadits ini menjadi dasar disunnahkannya membaca tasbih tersebut setelah sholat witir.
Tata Cara Bacaan dalam Sholat Witir
Para ulama menjelaskan bahwa jika sholat witir dilakukan tiga rakaat (dua kali salam), maka:
- Rakaat pertama: membaca Surah Al-A’la
- Rakaat kedua: membaca Surah Al-Kafirun
- Rakaat ketiga: membaca Surah Al-Ikhlas
Sebagian pendapat juga menganjurkan menambahkan Surah Al-Falaq dan An-Nas setelah Al-Ikhlas pada rakaat terakhir.
Setelah salam, disunnahkan membaca tasbih:
Bacaan Tasbih Setelah Witir
سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوْسِ
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















