Cerita Masnih, Rela Antre 3 Jam Demi Sembako Murah di Cibinong

Masnih
Warga berdesakan memilih dan membayar bahan pokok di stan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di lingkungan Masjid Nurul Wathon, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (26/2/2026). Ratusan warga rela mengantre berjam-jam demi mendapatkan sembako dengan harga di bawah pasaran di tengah lonjakan harga pangan selama Ramadan. Foto : bogortoday.com/Rifki Ramadhan.

BOGORTODAY.COMMasnih tak beranjak dari antrean sejak pukul 06.30. Warga Pakansari itu baru bisa pulang tiga jam kemudian, menenteng bahan pokok yang ia beli dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) di lingkungan Masjid Nurul Wathon, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (26/2/2026).

Masnih bukan satu-satunya. Ratusan warga memadati lokasi GPM pada hari yang sama, didorong kebutuhan yang sama, mencari bahan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah lonjakan harga pangan selama Ramadan.

BACA JUGA :  LPDP Buka Beasiswa Co-Funding 2026, Kesempatan Kuliah S2 di China, AS, hingga Indonesia

“Ya membantu juga, meringankan di bulan Ramadan, telur lagi mahal,” ujar Masnih.

Sejumlah komoditas dijual di bawah harga pasar dalam kegiatan tersebut. Beras 5 kilogram yang biasanya dijual Rp 74.500 diturunkan menjadi Rp 54.500, daging ayam dari Rp 37.000 menjadi Rp 33.000, serta telur ayam dari Rp 30.000 menjadi Rp 26.000 per kilogram. Minyak goreng per liter dibanderol Rp 15.000 dari harga normal Rp 19.000, dan gula pasir dari Rp 17.000 menjadi Rp 13.500. Tersedia pula aneka cabai dan sayuran seharga Rp 5.000 hingga Rp 10.000, serta aneka bawang seharga Rp 10.000.

Editor : Bas

Wartawan : Rifki Ramadhan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================