Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)
MENURUT salah satu guruku, yaitu Ustadz K.H. Malik Rahman pimpinan Pondok Pesantren Sunnanurahman Kampung Masjid, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor mengatakan level puasa itu ada tiga, yaitu:
1. Level pertama adalah puasa yang hanya mementingkan tidak makan dan minum saja, dan hal lain yang membatalkannya. Model puasa ini, puasa tapi tidak shalat, puasa tapi nyontek, puasa tapi pacaran, puasa tapi korupsi dan puasa tapi melakukan kemaksiatan astaghfirullahal adzim.
Dan ini yang menjadi masalah, karena kebanyakan muslim Indonesia, puasanya adalah puasa level pertama ini.
Hal ini terbukti, jika kita keluar rumah sebelum magrib sekitar jam 16.00-17.00 maka jalanan macet, karena orang banyak berburu takzil, atau beli makanan dan minuman untuk persiapan buka puasa.
Dan indikator yang sangat memalukan adalah, mantan menteri agama sekarang menjadi tersangka kasus korupsi kuota haji.
Menteri agama harusnya bertugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang agama untuk membantu Presiden, meliputi perumusan kebijakan bimbingan masyarakat, penyelenggaraan haji/umrah, serta pendidikan agama.
Editor : Gistin Illiyin
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















