Keajaiban Air Zamzam dan Perannya dalam Peradaban Makkah

Air Zamzam
Keajaiban Air Zamzam dan Perannya dalam Peradaban Makkah. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Keberadaan mata air Zamzam menjadi salah satu faktor penting yang mengubah wilayah Makkah dari tanah yang kering dan tandus menjadi pusat kehidupan yang berkembang pesat.

Letaknya yang tidak jauh dari Ka’bah, sekitar 20 meter, menjadikannya sumber kehidupan yang sangat vital bagi penduduk dan para peziarah. Air Zamzam diyakini sebagai mukjizat yang diberikan Allah SWT melalui Nabi Ismail AS, dan manfaatnya masih dirasakan hingga sekarang oleh umat manusia.

Kisah munculnya air Zamzam berawal dari ujian berat yang dialami oleh Nabi Ibrahim AS. Atas perintah Allah SWT, beliau meninggalkan istrinya, Siti Hajar, bersama putranya yang masih bayi, Nabi Ismail AS, di sebuah lembah tandus yang saat itu belum berpenghuni, yaitu Makkah. Dalam kondisi serba terbatas, persediaan air yang mereka miliki pun akhirnya habis.

BACA JUGA :  Diduga Tolak Beri Uang, Satpam Kafe di Gunung Putri Dikeroyok

Dalam keadaan terdesak, Siti Hajar berusaha mencari pertolongan. Ia berlari bolak-balik antara Bukit Shafa dan Bukit Marwa sebanyak beberapa kali, berharap menemukan seseorang atau sesuatu yang dapat membantu.

Dari puncak bukit, ia memandang ke sekeliling, namun tidak menemukan apa pun. Upaya tersebut menggambarkan keteguhan dan ikhtiar seorang ibu demi keselamatan anaknya.

Di tengah keputusasaan itu, Siti Hajar mendengar suatu suara misterius. Setelah memastikan suara tersebut, ia memohon pertolongan. Tak lama kemudian, malaikat datang dan dengan izin Allah SWT memunculkan air dari tanah di lokasi tersebut.

BACA JUGA :  Putus Akibat Banjir, Jembatan Tipar Argapura Kini Dibangun Jembatan Bailey Darurat

Ada riwayat yang menyebutkan air itu keluar dari hentakan kaki atau sayap malaikat, sementara riwayat lain menyatakan berasal dari sentuhan tumit Nabi Ismail AS yang masih bayi. Air tersebut kemudian memancar deras, dan Siti Hajar segera menampungnya agar tidak terbuang.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Nabi Muhammad SAW menyebutkan bahwa jika Siti Hajar tidak segera menampung air tersebut, niscaya air Zamzam akan mengalir luas ke seluruh permukaan bumi. Hal ini menunjukkan betapa besar dan melimpahnya karunia tersebut.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================