Fenomena “Puber Kedua” pada Pria: Perubahan Hormon di Usia Dewasa yang Sering Tak Disadari

Puber Kedua
Ilustrasi Pria. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Banyak orang mengira perubahan hormon dan kondisi tubuh hanya terjadi pada masa remaja. Namun, pada pria, ada fase lain yang kerap disebut sebagai “puber kedua” yang biasanya muncul di usia 30 hingga 50 tahun.

Fase ini berkaitan dengan penurunan hormon testosteron secara bertahap seiring bertambahnya usia.

Kondisi ini dalam dunia medis dikenal sebagai Andropause, yaitu penurunan kadar hormon pria yang berlangsung perlahan.

Meski tidak seintens masa pubertas, perubahan ini dapat berdampak pada kondisi fisik, emosional, hingga kesehatan jangka panjang.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa setelah usia 30 tahun, kadar testosteron pria dapat menurun sekitar 1 persen setiap tahun. Penurunan ini terjadi secara alami, tetapi dapat memengaruhi berbagai fungsi tubuh tanpa disadari.

BACA JUGA :  Mengapa Air Zamzam Tidak Pernah Habis? Ini Penjelasan dari Sisi Keagamaan dan Ilmiah

Tanda-Tanda “Puber Kedua” pada Pria

Perubahan hormon ini biasanya berlangsung perlahan, sehingga sering tidak disadari. Berikut beberapa gejala yang umum muncul:

  1. Mudah lelah dan berkurangnya energy

Pria mulai merasa cepat lelah meskipun hanya melakukan aktivitas ringan. Hal ini berkaitan dengan menurunnya hormon yang berperan dalam menjaga stamina tubuh.

  1. Perubahan komposisi tubuh

Massa otot cenderung menurun, sementara lemak tubuh—terutama di area perut—lebih mudah bertambah. Kondisi ini juga dapat meningkatkan risiko gangguan metabolik.

  1. Perubahan emosi dan suasana hati

Sebagian pria mengalami perubahan mood, seperti lebih mudah marah, cemas, atau merasa tertekan. Hal ini dipengaruhi perubahan hormon yang berhubungan dengan zat kimia di otak.

  1. Gangguan pola tidur
BACA JUGA :  Pengemudi Microsleep, Toyota Fortuner Terguling di KM 30 Jagorawi

Penurunan hormon dapat memengaruhi kualitas tidur, seperti sulit tidur nyenyak, insomnia, atau sering terbangun di malam hari.

  1. Penurunan gairah seksual

Salah satu tanda yang cukup umum adalah menurunnya libido, yang juga dapat memengaruhi kepercayaan diri dan hubungan pasangan.

  1. Kesulitan berkonsentrasi

Beberapa pria mengalami gangguan fokus, mudah lupa, atau merasa sulit berpikir jernih akibat perubahan hormon yang memengaruhi fungsi kognitif.

Dampak Kesehatan yang Perlu Diwaspadai

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================