BOGORTODAY.COM – Banyak orang mengira perubahan hormon dan kondisi tubuh hanya terjadi pada masa remaja. Namun, pada pria, ada fase lain yang kerap disebut sebagai “puber kedua” yang biasanya muncul di usia 30 hingga 50 tahun.
Fase ini berkaitan dengan penurunan hormon testosteron secara bertahap seiring bertambahnya usia.
Kondisi ini dalam dunia medis dikenal sebagai Andropause, yaitu penurunan kadar hormon pria yang berlangsung perlahan.
Meski tidak seintens masa pubertas, perubahan ini dapat berdampak pada kondisi fisik, emosional, hingga kesehatan jangka panjang.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa setelah usia 30 tahun, kadar testosteron pria dapat menurun sekitar 1 persen setiap tahun. Penurunan ini terjadi secara alami, tetapi dapat memengaruhi berbagai fungsi tubuh tanpa disadari.
Tanda-Tanda “Puber Kedua” pada Pria
Perubahan hormon ini biasanya berlangsung perlahan, sehingga sering tidak disadari. Berikut beberapa gejala yang umum muncul:
- Mudah lelah dan berkurangnya energy
Pria mulai merasa cepat lelah meskipun hanya melakukan aktivitas ringan. Hal ini berkaitan dengan menurunnya hormon yang berperan dalam menjaga stamina tubuh.
- Perubahan komposisi tubuh
Massa otot cenderung menurun, sementara lemak tubuh—terutama di area perut—lebih mudah bertambah. Kondisi ini juga dapat meningkatkan risiko gangguan metabolik.
- Perubahan emosi dan suasana hati
Sebagian pria mengalami perubahan mood, seperti lebih mudah marah, cemas, atau merasa tertekan. Hal ini dipengaruhi perubahan hormon yang berhubungan dengan zat kimia di otak.
- Gangguan pola tidur
Penurunan hormon dapat memengaruhi kualitas tidur, seperti sulit tidur nyenyak, insomnia, atau sering terbangun di malam hari.
- Penurunan gairah seksual
Salah satu tanda yang cukup umum adalah menurunnya libido, yang juga dapat memengaruhi kepercayaan diri dan hubungan pasangan.
- Kesulitan berkonsentrasi
Beberapa pria mengalami gangguan fokus, mudah lupa, atau merasa sulit berpikir jernih akibat perubahan hormon yang memengaruhi fungsi kognitif.
Dampak Kesehatan yang Perlu Diwaspadai
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















