Rokok dan Risiko Serangan Jantung: Mengapa Kebiasaan Ini Sangat Berbahaya?

Rokok
Ilustrasi Rokok. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Kebiasaan merokok masih menjadi salah satu penyebab utama gangguan kesehatan serius, terutama penyakit jantung. Hal ini disebabkan oleh banyaknya zat kimia berbahaya dalam rokok yang dapat merusak fungsi jantung dan pembuluh darah secara perlahan.

Pertanyaannya, mengapa rokok bisa memicu serangan jantung?

Saat seseorang merokok, berbagai zat beracun yang masuk ke dalam tubuh dapat memicu kerusakan pada sistem kardiovaskular. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh perokok aktif, tetapi juga orang-orang di sekitarnya yang terpapar asap rokok secara tidak langsung.

BACA JUGA :  Gugatan Nikita Mirzani Ditolak, Kuasa Hukum Reza Gladys Sebut Putusan Perkuat Argumentasi Mereka

Dampak Rokok pada Pembuluh Darah dan Jantung

Berbagai penelitian medis menunjukkan bahwa zat kimia dalam rokok dapat mempercepat terjadinya penumpukan plak di arteri, kondisi yang dikenal sebagai Atherosclerosis. Penumpukan ini membuat aliran darah menjadi tidak lancar dan meningkatkan risiko penyumbatan.

Selain itu, kandungan nikotin dalam rokok dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit dan tekanan darah meningkat. Kondisi ini membuat jantung harus bekerja lebih keras dari biasanya, sehingga memperbesar risiko kerusakan jantung dalam jangka panjang.

BACA JUGA :  Uban Muncul di Usia Muda? Ini Berbagai Faktor yang Bisa Menjadi Penyebabnya

Tidak hanya itu, merokok juga dapat meningkatkan kecenderungan darah untuk membeku. Trombosit menjadi lebih lengket, sehingga gumpalan darah lebih mudah terbentuk dan berpotensi menyumbat arteri secara tiba-tiba, yang bisa berujung pada serangan jantung.

Bahaya Asap Rokok bagi Perokok Pasif

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================