BOGORTODAY.COM – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan air bersih, terutama dalam menanggapi keluhan pelanggan di sejumlah wilayah yang aliran airnya belum berjalan optimal selama 24 jam.
Direktur Operasional Perumda Tirta Pakuan, Dani Rakhmawan, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi teknis untuk mengatasi tantangan distribusi air bersih di Kota Bogor.
Menurutnya, pengembangan jaringan perpipaan yang tengah berlangsung saat ini turut memengaruhi sistem hidrolis antara pipa lama dan pipa baru.
“Ini merupakan konsekuensi dari pengembangan jaringan. Sistem hidrolis akan menyesuaikan dan berubah mengikuti alur gravitasi. Namun demikian, kondisi ini telah kami antisipasi setiap tahun,” ujar Dani Rakhmawan, Rabu (29/4/2026).
Prioritas Perbaikan Kebocoran
Dani menjelaskan bahwa belum optimalnya aliran air selama 24 jam di beberapa titik dipengaruhi oleh beberapa faktor teknis, salah satunya adalah tingkat kebocoran pada jaringan. Oleh karena itu, percepatan perbaikan kebocoran menjadi prioritas utama perusahaan.
“Strategi kami memprioritaskan perbaikan yang berdampak luas. Monitoring dan evaluasi terus dilakukan untuk mengantisipasi perubahan di jaringan distribusi,” tegasnya.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















