Takbiran Idul Adha: Makna, Dalil, dan Waktu Pelaksanaannya dalam Islam

Takbiran
Takbiran Idul Adha: Makna, Dalil, dan Waktu Pelaksanaannya dalam Islam. (Foto: iStock)

BOGORTODAY.COM – Kumandang takbir menjadi salah satu penanda datangnya hari besar umat Islam yang penuh keberkahan, baik pada Idul Fitri maupun Idul Adha.

Suara takbir yang menggema dari masjid, mushala, rumah, hingga jalanan menghadirkan suasana religius yang kuat sekaligus mengajak umat untuk mengagungkan Allah SWT.

Takbiran bukan hanya tradisi tahunan, melainkan bagian dari syiar dan ibadah yang memiliki landasan dalam ajaran Islam. Melalui takbir, umat Muslim menegaskan kebesaran Allah dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan.

Dasar Takbiran dalam Al-Qur’an

Perintah untuk mengagungkan Allah salah satunya dapat ditemukan dalam Al-Qur’an, termasuk pada Surah Al-Baqarah ayat 185 yang menjelaskan tentang keutamaan bulan Ramadan serta anjuran untuk menyempurnakan ibadah dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya.

BACA JUGA :  Pawai Obor Tahun Baru Islam Cibinong Dijaga 90 Personel Gabungan

Ayat tersebut menjadi salah satu dasar ulama dalam memahami anjuran takbir, terutama pada momen hari raya sebagai bentuk pengagungan kepada Allah SWT.

Sebagian ulama juga menjelaskan bahwa perintah mengagungkan Allah dalam ayat tersebut menjadi dasar takbir Idul Fitri, dan kemudian diqiyaskan (dianalogikan) juga pada pelaksanaan takbir Idul Adha.

Waktu Pelaksanaan Takbiran Idul Adha

Pada hari raya Idul Adha, takbir disunnahkan untuk dikumandangkan sejak malam 10 Zulhijah, yaitu malam Idul Adha. Kemudian takbir terus dianjurkan selama hari-hari Tasyrik, yaitu 11, 12, dan 13 Zulhijah.

BACA JUGA :  Kuasa Hukum Ruben Onsu Soroti Nafkah dan Harta Gana-Gini, Pertemuan dengan Anak Jadi Kunci Penyelesaian

Dalam beberapa riwayat hadits, disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW menganjurkan takbir dimulai sejak pagi Hari Arafah hingga akhir hari Tasyrik. Hal ini menunjukkan bahwa takbir memiliki rentang waktu yang cukup panjang dalam rangkaian ibadah Idul Adha.

Berdasarkan perhitungan kalender hijriah, pelaksanaan takbiran biasanya disesuaikan dengan penetapan awal Zulhijah oleh otoritas keagamaan, sehingga tanggal pelaksanaannya dapat berbeda setiap tahun.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================