Jetour T2 i-DM Siap Meluncur di Indonesia, SUV Plug-in Hybrid dengan Jarak Tempuh Tembus 1.000 Km

Jetour T2 i-DM
Jetour T2 i-DM Siap Meluncur di Indonesia, SUV Plug-in Hybrid dengan Jarak Tempuh Tembus 1.000 Km. (Foto: Jetour)

BOGORTODAY.COM – Pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia akan kedatangan pemain baru dari Jetour. Pabrikan asal China tersebut telah menyiapkan peluncuran SUV plug-in hybrid terbaru, Jetour T2 i-DM, yang dijadwalkan hadir pada paruh kedua tahun 2026.

Kehadiran model ini akan memperkuat lini kendaraan ramah lingkungan Jetour di Tanah Air. Setelah memperkenalkan T1 i-DM, Jetour kini bersiap menghadirkan T2 i-DM sebagai pilihan baru bagi konsumen yang menginginkan SUV tangguh dengan teknologi elektrifikasi modern.

Meluncur pada Semester Kedua 2026

Rencana peluncuran Jetour T2 i-DM telah dikonfirmasi oleh manajemen Jetour Indonesia. Model ini masuk dalam agenda ekspansi kendaraan elektrifikasi perusahaan yang akan diluncurkan sepanjang tahun ini.

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Jaro Ade dan Pengcab IMI Kabupaten Bogor Susuri Jejak Raden Ipik dari Jasinga hingga Malasari

Dengan hadirnya T2 i-DM, Jetour menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan segmen kendaraan hybrid di Indonesia yang saat ini terus mengalami pertumbuhan.

Dimensi Bongsor dan Siap Menjelajah Berbagai Medan

Jetour T2 i-DM hadir dengan ukuran bodi yang cukup besar khas SUV modern. Kendaraan ini memiliki panjang hampir 4,8 meter dengan lebar lebih dari 2 meter, memberikan kesan gagah sekaligus menawarkan ruang kabin yang lapang.

Ground clearance yang mencapai lebih dari 200 mm juga menjadi nilai tambah bagi pengemudi yang sering melintasi berbagai kondisi jalan. Karakter tersebut membuat T2 i-DM tidak hanya cocok digunakan di kawasan perkotaan, tetapi juga untuk perjalanan jarak jauh maupun petualangan ringan.

BACA JUGA :  Arab Saudi Buka Musim Umrah 1448 H, Visa Mulai Diterbitkan Sejak 31 Mei 2026

Performa Hybrid Bertenaga

Di sektor dapur pacu, Jetour T2 i-DM mengandalkan kombinasi mesin bensin 1.500 cc dan dua motor listrik yang dipadukan dengan transmisi 3-speed Dedicated Hybrid Transmission (DHT).

Perpaduan tersebut menghasilkan tenaga yang sangat besar untuk ukuran SUV hybrid, dengan output mencapai sekitar 375 tenaga kuda serta torsi puncak 600 Nm. Angka tersebut memberikan performa yang lebih kuat dibandingkan versi bermesin bensin konvensional.

Teknologi plug-in hybrid yang digunakan memungkinkan kendaraan memanfaatkan tenaga listrik maupun mesin bensin secara fleksibel sesuai kebutuhan berkendara.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : CNNIndonesia

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================