Jangan Sembarangan, Ini 4 Jenis Barang yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Kolong Tempat Tidur

Kolong Tempat Tidur
Jangan Sembarangan, Ini 4 Jenis Barang yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Kolong Tempat Tidur. (Foto: iStock)

 BOGORTODAY.COM Kolong tempat tidur sering menjadi solusi praktis untuk menambah ruang penyimpanan di rumah. Area yang tersembunyi ini memang cukup membantu menjaga kamar tetap terlihat rapi tanpa banyak barang berserakan.

Namun, tidak semua benda cocok disimpan di area tersebut. Jika asal menaruh barang, justru bisa menimbulkan masalah seperti debu yang menumpuk, kelembapan, hingga risiko kerusakan barang dan munculnya hama.

Berikut beberapa jenis barang yang sebaiknya tidak disimpan di bawah tempat tidur.

  1. Barang Berbahan Kertas dan Karton

Buku, dokumen penting, foto, kardus sepatu, hingga berbagai barang berbahan kertas lainnya sebaiknya tidak ditempatkan di kolong tempat tidur.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ajak Pemuda Perkuat Persatuan di Hari Lahir Pancasila

Material kertas mudah menarik serangga seperti ngengat, kecoa, hingga kutu buku. Dalam kondisi ruang yang kurang bersih dan minim sirkulasi udara, area ini bisa menjadi tempat ideal bagi hama untuk berkembang tanpa disadari.

Selain itu, kelembapan dan debu di bawah tempat tidur juga dapat merusak kualitas kertas, membuatnya menguning, rapuh, atau berjamur.

  1. Produk Berbahan Kulit

Barang seperti tas kulit, sepatu, dan aksesori berbahan kulit juga kurang cocok disimpan di area bawah tempat tidur.

Debu yang terus menumpuk dapat mempercepat kerusakan material kulit. Seiring waktu, bahan bisa menjadi kering, pecah-pecah, bahkan mengalami perubahan warna.

BACA JUGA :  Toyota Fortuner Seruduk Warung di Kemang, Pengendara Motor Tewas

Agar lebih aman, barang berbahan kulit sebaiknya disimpan di dalam kotak tertutup atau kantong pelindung agar tidak langsung terkena debu dan udara lembap.

  1. Perangkat Elektronik

Peralatan elektronik termasuk barang yang paling berisiko jika disimpan di kolong tempat tidur. Debu dapat masuk ke komponen perangkat dan mengganggu kinerjanya secara perlahan.

Selain itu, perangkat yang menggunakan baterai juga memiliki potensi risiko tambahan jika disimpan di tempat yang kurang ideal, terutama terkait panas dan sirkulasi udara.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================