
BOGORTODAY.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi maupun LPG subsidi. Kepastian tersebut disampaikan langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto saat pembukaan Musyawarah Nasional HIPMI XVII di Lampung, Rabu (10/6/2026).
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Kehormatan BPP HIPMI, Bahlil menyebut kebijakan mempertahankan harga energi bersubsidi merupakan arahan langsung dari Presiden. Menurutnya, pemerintah berkomitmen menjaga daya beli masyarakat dengan memastikan harga BBM subsidi dan LPG subsidi tetap stabil.
“Untuk BBM subsidi maupun LPG subsidi tidak ada kenaikan harga. Itu merupakan instruksi Presiden dan tetap dipertahankan,” ujar Bahlil dalam sambutannya.
BBM Non-Subsidi Mengalami Penyesuaian Harga
Meski harga energi bersubsidi tidak berubah, penyesuaian harga terjadi pada sejumlah produk BBM non-subsidi yang dipasarkan oleh Pertamina.
Mulai Juni 2026, harga Pertamax mengalami kenaikan signifikan dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter. Sementara Pertamax Green 95 naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.
Di sisi lain, harga Pertalite tetap bertahan di angka Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar subsidi masih dijual Rp6.800 per liter.
Dipengaruhi Harga Minyak Dunia
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















