Saipul Jamil Jadi Tersangka

Untitled-14JAKARTA, TODAY — Polsek Kelapa Gading menetapkan Saipul Jamil sebagai tersang­ka kasus pelecehan seksual remaja pria berusia 17 tahun. Polisi memiliki bukti Saipul melakukan tindakan pidana. Ada saksi dan juga hasil visum. Saiful resmi ditahan, kemarin. “Sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolsek Ke­lapa Gading Kompol Ari Cahya Nugraha, Kamis (18/2/2016).

Polisi sudah memeriksa beberapa saksi. “Ada Pem­bantu, sopir dan asisten,” imbuh dia. Saipul dilaporkan Kamis (18/2/2016) pagi setelah korban melapor ke Polsek Ke­lapa Gading. Polisi kemudian melakukan penjemputan ke rumah Saipul di Kelapa Gad­ing. “Saat ini yang bersangku­tan belum ditahan, tetapi akan kita tahan,” ujar Kapolres Jakarta Utara Kombes Daniel Bolly Tifaona.

Sementara Bolly juga men­gatakan, penyidik telah me­ningkatkan status Ipul sebagai tersangka dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur setelah dilaku­kan gelar perkara. “Yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka,” imbuh Bolly.

Penyanyi dangdut sekaligus host ini dil­aporkan oleh seorang remaja laki-laki yang dirahasiakan identitasnya pada Kamis pagi ke Polsek Kelapa Gading. Remaja tersebut men­gadukan penyanyi dangdut itu atas dugaan pencabulan.

Korban sebelumnya menginap di rumah pria yang akrab disapa Bang Ipul itu karena memang diminta datang ke rumahnya. Korban kemudian tidur di rumah tersebut.

Kemudian korban terbangun ketika se­dang dicabuli Ipul. Korban selanjutnya menuju ke Polsek Kelapa Gading dan melaporkan Ipul. Setelah mendapatkan laporan tersebut, Ipul kemudian dijemput aparat polisi. Ipul kemu­dian diperiksa di Polsek Kelapa Gading atas laporan korban.

Polisi mengungkap tindakan pencabulan yang dilakukan artis Saipul Jamil. Dari pengakuan korban remaja pria berusia 17 tahun dan masih pelajar, korban dicabuli saat sedang tidur. “Nggak sampai penetrasi. Dioral dalam keadaan sedang tidur, kemudian terbangun dan korban teriak “Astagfirullah”,” jelas Kapolsek Kelapa Gading Kompol Ari Cahya Nugraha, Kamis (18/2/2016).

BACA JUGA :  LPDP dan Kemenag Buka Pendanaan Riset MoRA the AIR Funds 2026, Dana Hingga Rp2 Miliar per Proposal

Korban saat itu pada Kamis dini hari ber­temu Saipul di studio sebuah televisi. Korban diajak menginap di rumah Saipul. Setelah sampai di rumah, korban diiming-imingi uang dan diminta memijat.

Setelah memijat, korban merasa curiga dan pindah tidur ke kamar lain. Tapi rupanya korban saat bangun dioral oleh Saipul, korban teriak. Dan saat pagi hari korban pergi ke polisi melapor.

Polisi kemudian menjemput Saipul di rumahnya dan melakukan pemeriksaan. Se­dang korban menjalani visum. Saksi-saksi asisten dan sopir serta pembantu Saipul juga diperiksa. “Setelah dilakukan itu, korban ka­bur ke bawah menyelinap lalu keluar. Terus lapor ke Polsek,” tutup Ari.

Ari menceritakan, korban dan Saipul sudah bertemu sebelumnya dan berkenalan. Perte­muan pertama pada 31 Januari lalu di studio di sebuah acara pencarian bakat. Tidak lama kemudian, terjadi pertemuan kedua, korban bertamu ke rumah Saipul. “Pertemuan kertiga saat ketemu korban sendirian di acara televisi swasta untuk bantu pijat. Karena SJ saat itu bawa satu asisten cowok,” ujar dia. “Kemudian diminta berkali-kali akhirnya berhasil yang ke­tiga kali. Setelah korban curiga ada yang aneh dengan permintaan tersangka, korban menco­ba mengelak. Awalnya korban mau salat taha­jud, setelah itu kesempatan kedua korban mu­lai curiga, diminta melakukan perbuatan nggak pantas, korban kemudian tidur kamar lain lalu terjadilah perbuatan cabul,” urai Ari.

BACA JUGA :  7 Pulau Terkecil di Dunia yang Menyimpan Pesona Luar Biasa

Korban tersadar saat bangun. Korban kemudian pergi dan melapor ke polisi. Pihak kepolisian kemudian melakukan visum dan Saipul dijemput di rumahnya.

Hingga sejauh ini, polisi masih medalami kemungkinan ada korban lainnya. “Sementara baru satu (korban). Tetapi untuk kemungkinan ada korban lainnya masih kami dalami,” ujar Kapolres Jakarta Utara Kombes Daniel Bolly Tifaona, Kamis (18/2/2016).

Sementara saat ditanya apakah penyi­dik akan melakukan pemeriksaan psikiatri terhadap Saipul, Bolly mengatakan pihaknya belum sampai ke arah situ sebab korban baru satu orang. “Kalau korban lebih dari 1 akan kita periksa ke psikiater,” imbuh Bolly.Hingga berita ini diturunkan belum ada ket­erangan dari pihak Saipul. Namun dari seorang fans di twitter dituliskan bila Saipul sakit.

Saipul juga pernah terjun ke politik. April 2008, Ipul mencalonkan diri secabai Calon Wakil Walikota Serang mendampingi Ruhyadi Kirtam Sanjaya. Pasangan calon Walikota Se­rang, Kirtam Sanjaya dan Saipul Jamil mem­peroleh nomer urut 7 pada pemilihan kepala daerah Kota Serang.

Ipul pernah menikah dengan sesama pe­nyanyi dangdut, Dewi Persik. Setelah men­galami masa pacaran yang singkat, dari bulan Februari 2005, mereka menikah tanggal 26 Juni 2005, di Kantor Urusan Agama Keca­matan Sumber Sari, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Pernikahan mereka mendapat ujian, saat tiba-tiba Saipul melayangkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Utara bu­lan Agustus 2006. Keduanya akhirnya memilih rujuk setelah menjalani tiga kali persidangan.

(Yuska Apitya Aji)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================