Aksi PMII Ingatkan Bima Tentang Nilai Budaya‎

BOGOR TODAY – Kota Bogor sebagai penyangga Ibukota Jakarta, mulai mewarisi hegemoni kehidupan serba modern dan mulai melupakan budaya warisan leluhur. Untuk itu, ‎puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Bogor, menggelar aksi mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang mulai lupa dengan jargon Kota Pusaka.

Aksi yang berlangsung‎ di depan pintu masuk Plaza Balaikota, Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor itu, menilai bahwa ‎selain tidak menghargai sejarah, pemerintah juga dianggap tidak mencermikan sikap pribadi Siliwangi dan ajaran Sunda. Bahkan, banyak kejanggalan yang terjadi karena masih banyaknya kegiatan pelestarian kawasan cagar Budaya di Kota Bogor yang belum efektif, seperti tidak meratanya bangunan-bangunan bersejarah juga terkesan terbengkalai, bahkan terancam beralih fungsi.

BACA JUGA :  Pembebasan Lahan Jalan Rancabungur-Leuwiliang Butuh Anggaran Rp50 Miliar

Koordinator Aksi, Syahrul Mubarok mengatakan, Kota Bogor merupakan kota yang dinobatkan sebagai Kota Pusaka. Namun, PMII merasa, Bima Arya lupa dengan kota sejarah. Menurutnya, benda pusaka peninggalan bersejarah Kota Bogor banyak yang diabaikan oleh Pemkot Bogor.

BACA JUGA :  Sambut HJB ke-544, Perumda Pasar Pakuan Jaya Gelar 'Bazar Semarak' di Blok F Trade Center

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================