CIBINONG TODAY – Penetapan anggaran perubahan dari DPRD Kabupaten Bogor belum sampai pada tahap final. Hal ini dikhawatirkan akan berdampak pada rencana Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 273 desa pada 3 November 2019 mendatang.

Dalam kondisi yang bersamaan, masa bhakti DPRD kabupaten Bogor akan segera berakhir pada tanggal 27 Agustus 2019. Hanya sekitar satu pekan lagi, Pemkab Bogor memiliki waktu untuk menyelesaikan anggaran perubahan agar plotingan anggaran yang akan digunakan untuk Pilkades selesai sesuai waktu yang diharapkan.

“Kita berharap anggaran perubahan ini selesai sebelum masa bhakti DPRD habis nanti. Karena kita ada Pilkades serentak di 273 desa yang menggunakan APBD,” ujar Bupati Bogor, Ade Yasin usai melaksanakan rapat paripurna di Gedung Paripurna DPRD, penyampaian nota keuangan dan rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD Tahun Anggaran  2019, Rabu (14/8/2019).

Dari informasi yang didapat, Pilkades serentak tahun 2019 ini menghabiskan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor sekitar Rp33 miliar.

Pemkab Bogor mengucurkan anggaran sekitar Rp33 miliar yang dimana itu dinggarkan untuk Rp15 ribu per satu pemilih serta kebutuhan lain dalam penyelenggaran Pilkades serentak itu.

“Anggaranya yang dibutuhkan itu Rp15 ribu per kepala. Totalnya sekitar Rp30 an miliar. Kasihan jika Pilkades ini tak terselenggara sesuai waktu yang ditentukan,” harap Ade Yasin. (Firdaus)

loading...