BOGOR TODAY – Meski di tengah situasi pandemi covid-19, semangat sebagian masyarakat dalam merayakan Hari Ulang Tahun Ke-75 Republik Indonesia masih sangat besar. Tidak sedikit masyarakat yang menggelar sejumlah kegiatan bersifat konvensional namun tetap menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Warga Perumahan Unitex, Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur, menggelar senam pagi, bazar dan panggung apresiasi anak sebagai puncak peringatan HUT RI.

Khusus dalam bazar, warga menjajakan aneka barang, mulai dari makanan, minuman, fashion, hingga berbagai kerajinan. Produk itu dari warga dan dibeli sendiri oleh warga setempat untuk penguatan ekonomi mereka.

Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Jenal Mutaqin didampingi Lurah Sindangrasa, H. Idrus dan tokoh masyarakat Ki Narto. Usai pembukaan, Jenal mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi semangat warga dalam memperingati HUT RI meskipun sedang dalam kondisi pandemi.

“Awalnya saya sedikit khawatir karena dengan adanya kegiatan senam maupun bazar masyarakat pasti akan berkumpul disatu titik. Tetapi saya melihat proses mulai dari pintu masuk utama dan keluar ternyata ada panitia yang sudah berjaga untuk memastikan setiap warga yang masuk agar menerapkan protokol kesehatan seperti pengecekan suhu tubuh, menggunakan handsanitizer dan masker,” ucapnya.

Menurut Jenal, salah satu upaya jika memang terpaksa harus ada dalam satu kerumunan, penerapan protokol kesehatan sangat penting sehingga minimal orang yang masuk dalam okupansi disatu kerumunan ini tidak ada gejala yang menunjukan Orang Tanpa Gejala (OTG) covid-19 dan sebagainya.

Disisi lain, masih kata Jenal, didalam acara ini juga ada satu kegiatan yang sangat bagus yakni olahraga senam kebugaran jasmani dan rohani. Seperti yang diketahui bersama bahwa sampai saat ini belum ada vaksin yang bisa menangkal virus corona, maka upaya secara alami adalah imunitas tubuh yang harus ditingkatkan, selalu berpikir positif dan merasa bahagia.

“Saya melihat para warga disini selalu tersenyum dan bahagia. Artinya ini multiplayer effect sehingga imunitas warga akan meningkat dengan sendirinya ditambah pikirannya positif, Insyaallah secara alami imunitas warga akan terjaga dibanding hari hari sebelumnya yang hanya melihat berita berita tentang corona yang dinilai mengkhawatirkan dan menakutkan,” imbuhnya.

Acara disini, lanjut Jenal, memang sudah rutin dilaksanakan setiap tahunnya, namun yang berbeda tahun ini ialah adanya penerapan SOP medis berupa Memakai masker dengan benar, Menjaga jarak aman 1-2 meter dan Mencuci tangan sesering mungkin (3M) protokol kesehatan, stand bazarnya juga diberi jarak.

“Mudah mudahan dengan adanya kegiatan ini dapat memotivasi serta memberi semangat untuk mereka terus bertekad dan jangan pernah mundur untuk melakukan usaha kecil di wilayah masing masing,” katanya.

Sementara itu, salah satu warga Perum Unitex, Dedi Mulyana menuturkan, kegiatan ini tidak semata mata hanya memperingati hari kemerdekaan RI, tetapi juga meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya selama pandemi. Hari ini, kata Dedi, kegiatan senam pagi dan bazar digelar untuk memulihkan ekonomi dan membangkitkan ekonomi warga.

“Bazar ini dari warga untuk warga, sehingga dapat mengembangkan usaha warga disini mulai dari kuliner hingga kerajinan. Total ada 30 stand. Kedepan bazar ini akan berlanjut dilaksanakan setiap satu bulan sekali. Artinya untuk memberikan pemasukan dan peningkatan terhadap perekonomian warga,” singkatnya. (Heri)