BOGOR TODAY – YA (25), warga Kampung Pabuaran, RT01/III, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor gegerkan warga setempat. Pasalnya perempuan beranak dua ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di ruang tengah rumahnya, Jumat (10/7/2020) malam pukul 19.30 WIB.

Dikonfirmasi, Kapolsek Tanah Sareal, AKP Sarip Samsu membenarkan adanya penemuan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan peristiwa pertama kali diketahui oleh ibu kandungnya (Y), bersamaan dengan itu suami korban baru saja datang kerumah setelah sebelumnya sedang berkunjung ke rumah rekannya di Kampung Cimanggu Kota Bogor.

“Pada saat saksi akan masuk ke dalam rumah ternyata pintu terkunci dari dalam, saat diintip di lubang jendela didapati korban (YA) sudah tergantung di ruang tengah dengan seutas tali tambang dengan alat bantu meja kecil warna hijau,” tuturnya,” Sabtu (11/7/2020).

Ibu kandung dan suami korban merasa aneh ketika akan membuka pintu, lantaran sulit untuk dibuka terpaksa suami korban mendobrak pintu tersebut dan ditemukan istrinya itu dengan kondisi tergantung.

Hasil pemeriksaan Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.

“Berdasarkan keterangan keluarga korban, YA orangnya introvert (tertutup) setiap kali ada permasalahan dengan dirinya korban selalu diam dan tak mau menceritakan masalahnya itu ke orang lain,” ujar Samsu.

Saat ini Polisi belum mengetahui motif korban melakukan aksi gantung diri. “Pihak keluarga korban tidak mau dilakukan otopsi maupun dibawa ke Rumah Sakit,” tukasnya. (Bambang Supriyadi)