Untitled-17

JAKARTA, TODAY —PT Pertamina kembali menaikkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax, Pertamax Plus, dan Pertamina Dex. Kenaikkan ini akan diberlakukan mulai, Jumat 15 Mei 2015, jam 00.00 Wib. Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Ahmad Bambang, mengatakan, kenaikan harga ini disebabkan oleh naiknya Mean of Platts Singapore (MOPS) atau harga patokan minyak Singapura, serta melemahnya kurs rupiah terhadap dolar. Seperti diketahui, Indonesia tergantung kepada BBM impor, sehingga pergerakan kurs rupiah mempengaruhi harga jual BBM di dalam negeri. “Alasan sederhana saja, karena MOPS naik dan kurs juga jatuh,” kata Ahmad, Kamis (14/5/2015).

Seperti diketahui, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika (USD) cenderung terus merosot. Awal pekan ini, nilai tukar rupiah berada pada lever Rp 13.200. Para pengamat pasar uang memperkirakan, nilai tukar rupiah terhadap USD akan terus melemah hingga di lever Rp 13.400 pada bulan ini, sebagai efek fenomena Super Dolar AS.
Namun demikian, Pertamina membiarkan harga harga bensin jenis Premium tetap Rp 7.400/liter. Begitu juga harga solar tidak ada perubahan meski harga keekonomiannya naik menjadi Rp 9.200. Bila ditetapkan subsidi tetap Rp 1.000/liter, harusnya harga solar naik menjadi Rp 8.200/liter. Namun saat ini tetap Rp 6.900.

(Alfian M|detik)