CIBUNGBULANG TODAY – Satu pekan lebih peristiwa perampokan di sebuah minimarket di Kampung Kawakilan RT03/04, Desa Pasarean, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, hingga kini polisi masih belum mengungkap pelaku kriminal tersebut.

Kapolsek Cibungbulang Kompol Ade Yusuf mengatakan meski terpasang Closed Circuit Television (CCTV) namun alat pemantau tersebut tidak merekam jelas peristiwa perampokan yang terjadi.
Karena keberadaan CCTV tidak banyak membantu karena penempatan pemasangannya tidak tepat.

Ade menjelaskan kamera CCTV di minimarket tersebut hanya ditempatkan untuk melihat barang-barang jualannya. Sedangkan tidak ada penempatan kamera CCTV yang mengarah ke area parkir atau jalan raya.

“Iya kualitas CCTV juga kurang bagus. Pecah juga ya,” ujar Ade dalam keterangannya, Jumat (1/5/2020).

Dia mengatakan polisi masih menyelidiki kasus perampokan dengan penyekapan ini. Polsek Cibungbulang, kata Ade, di-back up Polda Jabar dan Polres Bogor untuk menangkap pelaku.

“Nanti kalau sudah tertangkap pelakunya saya kasih tahu,” katanya.

Dikabarkan sebelumya, tiga karyawan minimarket yakni kepala toko, Dimas Setiyadi (29), dua orang kasir dan seorang konsumen, Cecep (29) disekap di sebuah toilet oleh kawanan perampok bertopeng dan bersenjata tajam pada Selasa (21/04/2020) lalu, sekira pukul 19.30 WIB.

“Saat itu, toko sudah tutup namun polding gate toko sedikit terbuka, sementara karyawan sedang merapikan laporan hasil penjualan,” terang mantan Kapolsek Kemang dalam keterangannya. (Bambang Supriyadi)