CIBUNGBULANG TODAY – Kendaraan Truk Tronton yang tonasenya bervolume besar pengangkut batu Tambang Galian C, banyak melintas di malam hari, seperti yang terlihat pada saat malam hari di ruas Jalan Cibungbulang-Leuwiliang, tepatnya di sekitaran Desa Cimanggu, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

Suwandi (40) salah satu supir Tronton dari rumpin yang sering melintas mengaku, tidak ada jalan lagi selain melintas di ruas jalan Cibungbulang-Leuwiliang. Menurutnya, karna adanya penutupan jembatan leuwiranji yang sedang masa perbaikan dari dinas PUPR yang belum tau kapan selesainya, Senin (27/11/17).

“Kalau buang ke wilyah Kota Bogor dan sekitarnya memang suka lewat jalur Leuwiliang, karna tidak ada lagi ruas jalan yang deket menuju buangan,” ujarnya.

Iksan Awaludin warga Cibungbulang, memaparkan, banyak truk yang melintas di malam hari diduga berasal dari rumpin yang berlalu lalang melintasi jalan Cibungbulang – Leuwiliang. Tepatnya yang mau masuk Kantor Kecamatan Cibungbulang. Menurutnya, sangat miris, jika ini akan terus menerus yang akan mengakibatkan jalan raya rusak.

“Saya mendesak agar segera cepat di bereskan perbaikan jembatan leuwiranji dan banyak di rugikan juga bertambah  banyak nya truk yg berlalu lalang terutama polusi udara.  Tentu ini akan berdampak sekali bagi warga,” ujar Aktivis Bogor Barat ini.

Bidang Pengawasan dan pengendalian Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor,  Rizki Endang Septian Permana, Pospam Leuwiliang, mengakui bener adanya kalau truk-truk pengangkut tambang galian c, sebagian besar dari rumpin banyak yang melintasi jalan raya Leuwiliang – Cibungbulang.  “Iya bener, banyak yang melintas tronton yang dari rumpin, tapi sebagian itu juga pada saat malam hari,” singkatnya  saat di komfirmasi. (Agus)