thumbs_b_c_fe20149e01c2e5d1053b0329d327a87aISTANBUL TODAY-Aparat di Turki resmi menahan 16 ribu orang terkait kudeta militer yang gagal pada 15 Juli lalu. Penahanan ini sesuai dengan janji Presiden Recep Tayyip Erdogan yang akan membersihkan “para pengkhianat”.

Menurut Menteri Kehakiman Bekir Boz­dag, 16 ribu orang yang resmi ditahan adalah bagian dari 26 ribu orang yang ditangkap usai kudeta militer. Sebanyak 6.000 orang yang ditangkap masih dalam proses penyelidikan, sisanya dinyatakan tidak terlibat.

Sementara itu, lanjut Bozdag seperti diku­tip Reuters, Selasa (9/8) ada 7,668 orang yang berada dalam penyelidikan namun tidak di­tahan. Bozdag juga mengatakan, sebanyak 74.562 warga Turki dibatalkan paspornya usai kudeta.

Kudeta militer yang berlangsung bulan lalu berakhir dengan kegagalan setelah Erdo­gan menyatakan perlawanan. Ribuan rakyat di Istanbul dan Ankara turun ke jalan mela­wan tentara.

Bozdag mengatakan 238 orang terbunuh dan 2.917 terluka dalam kudeta tersebut. Er­dogan menyalahkan tokoh agama yang kini berada di pengasingan Fethulleh Gulen bera­da di balik kudeta. Pemerintah Erdogan me­nyatakan akan membersihkan para pengikut Gulen atau Gulenis.

Di antara yang ditahan beragam, mulai dari petinggi militer, ribuan pegawai negeri sipil, pekerja medis, pengacara, jaksa dan ha­kim.

(Yuska Apitya/net)

loading...