Untitled-4

BANDUNG, Today – Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman berharap timnya tidak bernasib seperti Persipura Jayapura di Piala AFC 2015. Runner-up Indonesia Super League (ISL) 2014 tersebut bisa jadi gagal melangsungkan laga di fase 16 besar kontra Pahang FA. Hal ini karena permasalahan imigrasi yang dialami para pemain Pahang FA ketika transit di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (23/5/2015). Bahkan tim dari negeri Jiran tersebut terpaksa bermalam di bandara dan merasa tidak dibantu dalam masalah imigrasi bagi tiga pemain asingnya. Pelatih yang biasa dipanggil Djanur pun berharap skuatnya bisa melangsungkan fase 16 besar. Persib sendiri bakal menjamu Kitchee SC di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Rabu (27/5/2015) mendatang. “Kita tidak mau seperti Persipura yang batal bertanding dan kemungkinan akan disanksi AFC,” ujar Djanur di Mess Persib, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung. Djanur menampik kondisi yang menimpa Persipura tersebut berpengaruh kepada mental Maung Bandung. Meski begitu dia tetap cemas timnya bisa melanjutkan Piala AFC 2015, mengingat hanya beberapa langkah lagi menuju final. “Kalau memang masih bisa menjalankan pertandingan, buat kita ya tidak ada dampak, kita lihat saja,” ujarnya. Lebih jauh, ketika mendengar kabar Boaz Salosa diragukan menggelar fase 16 besar, Djanur pun kaget. Memang tim tuan rumah dan federasi setempat wajib membantu pengurusan visa tim tandang. Dalam kejadian tersebut, AFC sendiri menilai kurangnya respons dari PSSI dan Persipura. “Pasti kaget mendengar kabar itu, disayangkan. Kemarin- kemarin saja tim luar bisa datang dan main di Indonesia. Kemarin lancar-lancar saja. Jadi waswas kita bila nanti tidak bisa menggelar pertandingan,” pungkas dia Lebih lanjut ia mengatakan terus melakukan pembenahan terhadap tim asuhannya jelang tampil di laga lanjutan AFC Cup 2015. Dirinya terus menggembleng anak asuhnya dengan melakukan latihan intensif di Lapangan Progresif. Hal ini dilakukan dalam upaya meraih satu jatah di babak perempat final. Maung Bandung memang akan melakoni pertandingan di babak 16 besar menghadapi Kitchee. Salah satu yang menjadi fokus perbaikan oleh Jajang adalah masa transisi dari menyerang ke bertahan. Karena dalam laga terakhir mereka dalam uji coba menghadapi Selangor, saat mendapat serangan balik lini belakang Persib kerap kewalahan. “Ya kita fokus perbaiki apa yang menjadi evalusasi kita saat menghadapi Selangor kemarin. Tadi kita coba memperbaiki transisi menyerang ke bertahan. Itu yang paling mencolok saat pertandingan lawan Selangor,” ungkapnya dalam wawancara di Lapangan Progresif, Senin (25/5). Dalam latihan tersebut, pelatih berusia 57 tahun itu mulai mematangkan skema yang akan diterapkan dalam laga kontra wakil dari Hongkong tersebut. Mulai dari strategi dalam melancarkan serangan maupun saat mendapat gempuran dari sang lawan. Janur pun berharap kelemahan yang menganga di timnya akan segera tertutupi. “Kita coba tadi menerapkan beberapa skema bertahan dan menyerang. Mudah-mudahan ini bisa memperbaiki kelemahan itu,” terangnya.

Baca Juga :  PHRI BikeTour Etape 3 di Bogor Ramaikan Festival Merah Putih

Kitchee Tiba di Bandung

Menyambut babak 16 besar AFC Cup 2015, wakil Hongkong, Kitchee SC sudah mendarat dengan sempurna di Bandung. Juan Belencoso tiba di Bandara Husein Sastranegara sekitar pukul 15.45 WIB dengan menggunakan Silk Air MI 196 dari Singapura. Kitchee datang full team dengan membawa 18 pemain termasuk empat pemain asingnya. Media Official Kitchee SC, Simon mengaku pihaknya tidak mendapat masalah dalam masalah imigrasi. Hal ini berbeda dengan Pahang FA yang tiga pemain asingnya tertahan di Bandara Soekarno Hatta, Minggu (24/5) kemarin, saat akan bertandang ke markas Persipura. Dia yakin tidak ada masalah dengan visa untuk legiun asing Kitchee karena masalah itu sudah diurus oleh manajemen Persib. “Kita datang dengan 3 pemain Spanyol dan 1 pemain dari Korea Selatan. Sejauh ini tidak ada masalah, mudah-mudahan saja semuanya lancar,” ujarnya di Bandara Husein Sastranegara, Senin (25/5). Sementara itu pelatih kepala Kitchee, Jose Molina mengatakan dia senang bisa menjejakan kaki di Bandung dengan lancar. Eks penjaga gawang Deportivo La Coruna itu mengatakan siap menghadapi Persib dan memprediksi laga berjalan seru. Meski mengaku Maung Bandung adalah tim kuat, tapi mereka percaya diri bisa meraih kemenangan di akhir pertandingan. “Saya pikir mereka tim bagus, saya sudah melihat kemampuan beberapa pemain yang main di Persib. Mereka tim kuat, tapi kami akan mencoba memainkan permainan terbaik di pertandingan,” tukasnya.

Baca Juga :  Wow! Capai Rp 6 Miliar Perputaran Uang Gelaran Danau Toba Rally 2022

(Imam/net)