BOGOR, Today – Perguruan silat Hawa Murni Indonesia bekerja sama dengan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bogor, mengadakan IPSI CUP di GOR Keradenan, Cibinong 22-24 Mei 2015. “IPSI CUP ini untuk kalangan pesilat pelajar SD, SMP dan SMU,” kata Ketua Pelaksana IPSI CUP Yusir Sinarya. Dikatakan Yusir, turnamen IPSI CUP ini tidak hanya diikuti oleh pesilat pelajar di Kabupaten Bogor, tetapi juga diikuti oleh pesilat pelajar dari Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Purwakarta, Cikampek, Subang dan Jakarta. “Jumlah peserta ada 1.116 orang dari 40 perguruan silat. Dalam turnamen ini, kami membuat 3 kategori usia SD, SMP, dan SMU yang mempertandingkan kelas tanding dan jurus tunggal,” ujarnya. Sementara itu, Ketua IPSI Kabupaten Bogor, Muhammad Khairul mengatakan bahwa turnamen tersebut juga dimanfaatkan sebagai ajang penjaringan atlet tingkat pelajar di Kabupaten Bogor. Dirinya juga mengaku senang dengan antusiasme peserta yang membeludak. “Dalam turnamen IPSI Cup ini team scout IPSI Kabupaten Bogor juga memantau bibit atlet silat yang akan diperlombakan dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) pada tahun 2016 mendatang,” ujarnya. Ia menambahkan, untuk para pemenang akan mendapatkan trofi dan piagam. “Sedangkan untuk pesilat khusus dari Kabupaten Bogor yang memenangkan pertandingan dan syarat lainnya akan kami berikan jalur prestasi untuk masuk SMP, SMU, dan Perguruan Tinggi Negeri,” lanjutnya. Lebih lanjut Khairul mengungkapkan saat ini IPSI sedang dalam mencari bakat atlet silat untuk diikutkan dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tahun 2016 mendatang. “Sebagian atlet silat sebagian sudah diakomodir lewat Pusat Pendikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD), lalu sisanya kami ambil dari beberapa perguruan silat dan ajang turnamen silat,” ucapnya. Untuk mengikuti 22 kelas atau nomor cabang olahraga bela diri silat, IPSI Kabupaten Bogor akan menyiapkan 29 atlet silat di POPDA 2016 mendatang. “Karena ada kelas beregu dan perorangan, maka jumlah atlet mencapai 29 orang. Latihan silat terus berjalan dan menjelang Popda kami akan memusatkan pelatihan,” katanya. Di Ajang POPDA sebelumnya, cabang olahraga (cabor) silat mampu memboyong satu medali emas, maka Khairul menargetkan untuk Popda 2016 mendatang, cabor silat menyumbang dua emas. “Untuk olahraga silat, semua daerah di Jawa Barat tidak ada yang mendominasi dan kekuatannya relatif merata. Kami akan mengoptimalkan pelatihan dan menargetkan dari 22 nomor atau kelas, silat meraih 2 medali emas,” pungkasnya.

(Adilla Prasetyo Wibowo)