gunawan231797@

Tiga tim peserta laga Trofeo Bogor berbenah diri dengan menggelar latihan rutin, tidak ada yang spesial. Justru semangat untuk membangkitkan kembali dunia persepakbolaan Tanah Air yang menjadikannya tidak biasa

Oleh : Adilla Prasetyo Wibowo
[email protected]

Persatuan Sepakbola Bogor (PSB) seolah tidak terpengaruh dengan gonjang-ganjing yang tengah mendera dunia persepakbolaan Tanah Air. Tidak mau ambil pusing dengan konflik di tataran elit, punggawa muda tim berjuluk Laskar Pakuan tersebut tetap menggelar latihan rutin seperti biasa. Ketua Umum (Ketum) PSB, HM Idris mengaku bahwa pihaknya tetap optimistis bakal ada titik terang dari konflik antara Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi. “PSB baru saja beranjak bangkit, kami tidak ingin dengan adanya persoalan ini berdampak buruk bagi PSB. Selagi kita masih memiliki tenaga, maka kami akan tetap berusaha untuk eksis dan berlatih seperti biasa,” katanya kepada BOGOR TODAY, Kamis (21/5/2015). PSB tetap menggelar latihan rutin dua kali dalam sehari, tiap pagi hari dan sore hari. Para pemain yang tergabung pun tetap masuk ke dalam mess supaya latihan terfokus dan tidak terpecah dengan dunia luar. HM Idris juga mengaku bakal menurunkan skuat utamanya untuk menghadapi Persikabo dan Garuda All Star. “Ini juga kesempatan langka, sangat pas untuk menjajal kemampuan para pemain, sekaligus memberikan pengalaman bertanding yang berharga bagi mereka,” ujarnya. Sementara itu, menghadapi laga tersebut, Persikabo Bogor bangun dari mati suri untuk kali kedua dalam musim kompetisi 2015 ini. Latihan perdana skuat muda tim berjuluk Laskar Pajajaran itu dimulai Selasa sore (19/5/2015). Musim kompetisi Liga Indonesia Divisi Utama belum mulai bergulir, namun Persikabo telah diguncang masalah secara beruntun dan sempat tumbang dua kali. Para pemain diliburkan dari latihan hingga waktu yang tidak ditentukan saat itu. Asisten pelatih Kepala Persikabo, Sairan mengatakan bahwa hari ini (kemarin, red) para pemain dipanggil kembali untuk menggelar latihan perdana di lapangan Stadion Persikabo. Latihan perdana tersebut diisi dengan menu latihan pemasanan ringan dan teknik dasar. “Latihan kita mulai lagi untuk menghadapi laga Minggu besok. Kita latihan ringan dulu, pemanasan setelah cukup lama tidak menggelar latihan resmi. Sehingga para pemain bisa meregangkan otot kembali,” katanya. Lebih lanjut, Sariran mengatakan bahwa laga Trofeo Bogor tersebut sebagai salah satu bentuk keprihatinan insan sepakbola Bogor atas kisruh yang terjadi di Tanah Air hingga sepakbola Indonesia terancam terkenan sanksi FIFA. “Mudah-mudahan langkah ini bisa memberi arti,” pungkasnya.

Baca Juga :  Gibas Sukses Gelar Pertandingan Muaythai, Wakil Walikota : Ganti Tauran Dengan Prestasi