HL

Empat senior di dunia olahraga Kabupaten Bogor menyatakan secara terbuka niatannya untuk maju dan meramaikan bursa Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor.

Oleh : ADILLA PRASETYO WIBOWO
[email protected]

Persaingan bursa Ketua KONI Kabupaten mulai memanas. empat nama calon muncul untuk siap bertarung secara terbuka menjadi orang nomor satu menduduki kursi Induk olahraga tersebut. Empat nama itu Ketua PGI Kabupaten Bogor Zainal Safrudin, Pelaksana Tugas (Plt) Ketum Koni saat ini Rusdi AS, Ketua PPLPD Yadi Mulyadi dan terakhir Direktur Operasional Persikabo, Mahputyono Mereka bakal berebut singgasana dalam Musorkablub yang bakal digelar di Gedung Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Bogor, Kamis (28/5/2015) mendatang. Nantinya Ketum KONI Kabupaten Bogor terpilih memikul beban untuk mengharumkan nama Kabupaten Bogor di kancah olahraga. Calon pertama yang menyatakan diri adalah Mantan Ketua Kontingen Porda Jabar di Kabupaten Karawang 2006 lalu, saat itu Kabupaten Bogor berhasil keluar menjadi juara umum. “Saya siap maju. Saya telah menyiapkan program kerja bila nantinya terpilih, dukungan sudah ada dari beberapa pengurus cabang olahraga,” katanya. Lebih lanjut dikatakannya, dirinya telah mengantongi banyak program yang hendak direalisasikan. “Saya siap menjalankan amanah ini dengan sepenuh hati. Impian saya adalah membawa Kabupaten Bogor kembali menjadi juara umum di Porda Jabar XIII/2018 mendatang, sebagai tuan rumah segala persiapan tentunya harus cepat dilakukan,” ujarnya. Pria yang juga menjabat sebagai Ketum Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kabupaten Bogor ini menambahkan, dirinya akan membentuk sebuah kerjasama dan menyatukan persepsi di internal KONI sehingga lebih dekat dengan cabang olahraga, menggairahkan kembali Koordinator Olahraga Kecamatan (KOK), dan menjalin hubungan lebih erat dengan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) . “PPLPD adalah embrio yang selalu menetaskan atlet potensial, jadi KONI harus bersinergi,” tambah Zainal. Meski mengklaim telah mengantongi dukungan dari cabor-cabor di Bumi Tegar Beriman, Zainal tak lantas besar kepala. Dirinya mengaku tetap berbesar hati bila nantinya tidak terpilih. “Manusia berusaha, Tuhan yang menentukan. Jika saya memang tak terpilih, saya siap. Mungkin ketua nanti lebih baik dari saya,” ucapnya. Calon kedua adalah Ketua PPLPD Kabupaten Bogor, Yadi Mulyadi. Dirinya mengaku ingin membangun jembatan sinergi antara PPLPD dengan KONI untuk mencetak generasi atlet unggulan. “Kalau saya maju, justru akan berdampak positif. Karena bibit atlet mayoritas berasal dari PPLPD. Saya yakin di tahun 2018, banyak atlet bintang putra daerah lahir dari rahim PPLPD,” tegasnya. Sementara itu, Plt Ketua Umum KONI, Rusdi AS yang dahulu masih malu-malu kucing, kini mulai terbuka dan mengungkapkan ambisi untuk memegang jabatan sebagai Ketum KONI Kabupaten Bogor. “Impian saya tak lain ingin menjadikan Kabupaten Bogor sebagai kiblat atlet nasional, serta mewujudkan impian menjadi juara umum Porda 2018, itu saja,” ungkap Rusdi. Dia menambahkan, dirinya siap merealisasikan target Kabupaten Bogor Kahiji dalam ajang Porda Jabar XIII/2018, dimana Kabupaten Bogor didaulat sebagai tuan rumah. “Tentunya saya siap, 2018 adalah hajat warga Kabupaten Bogor. Kami harus sukses dalam pelaksanaan, administrasi, serta menjadi juara umum. Sektor ekonomi masyarakat tak lepas dari perhatian,” tambahnya. Rusdi menjelaskan, jika mendapat dukungan, serta restu dari pengurus cabang olahraga, dirinya pasti maju. “Tapi jika tidak ya saya tak mungkin maju. Pengalaman di olahraga sudah cukup, kita lihat saja perkembangan ke depan seperti apa,” tutup Rusdi. Terakhir adalah Direktur Operasional Persikabo, Mahputyono. Menurutnya siapa saja boleh mencalonkan selama mempunyai kemampuan untuk memperbaiki prestasi olahraga kedepan. Dengan adanya momentum itu dirinya akan mengajukan diri untuk ikut bersaing dalam bursa calon ketua KONI. ”Maju dalam bursa Ketua Umum KONI adalah hak individu. Makanya, saya tetep akan maju dan siap bersaing dengan para kandidat Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor lainya,” beber Mahput lagi Mahput menambahkan, orang lain boleh mengatakan dirinya sebagai ”Underdog” dalam Musorkablub KONI mendatang. Namun, bagi Mahput, ia akan berusaha merubah posisi Underdog menjadi Kuda Hitam yang patut di perhitungkan,” kilahnya Ketika saya mencalonkan, tambah Mahput, minimal suara cabor yang mendukung saya akan merubah peta kekuatan dalam Musorkablub mendatang. ”Jika calon Ketua Umum lebih dari tiga orang, maka ketika saya sudah mengantongi 10 suara saja, saya punya kans besar untuk menjadi Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor mendatang,” paparnya. Menyinggung soal misi dan visi yang akan disampaikan dalam Musorkablub KONI mendatang, Mahput sudah menyusunnya jauh jauh hari. Bahkan, ia juga sering melakukan komunikasi dengan orang orang Menpora terkait keolahragaan. (*)

Baca Juga :  Atlet Kabupaten Bogor Kembali Sumbang 29 Medali Emas di PON XX Papua