DSC_0028ASOSIASI Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Bogor mengirimkan Persikabo U-21 untuk mengikuti turnamen Hizbul Wathon di Pekalongan, Jawa Tangah

Oleh : Adilla Prasetyo Wibowo
[email protected]

Askab PSSI Bogor mengirimkan Per­satuan Sepakbola Indonesia Ka­bupaten Bogor (Persikabo) usia di bawah 21 tahun (U-21) mengikuti Turnamen Hizbul Wathon yang digelar di Pe­kalongan, Rabu (22/7/2015) mendatang.

Dalam turnamen tersebut Persikabo bakal menurunkan para pemain juniornya. Sehing­ga Persikabo menggelar seleksi pemain untuk memenuhi kuota pemain juniornya yang be­rada di kisaran umur U-21.

Pelatih Persikabo, Abdush Sobur men­gatakan bahwa pada seleksi pertama terjaring 40 pemain yang lolos seleksi tahap pertama. Nantinya dari jumlah 40 pemain tersebut bakal dikerucutkan kembali menjadi 25 pemain.

Baca Juga :  Buntut Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Minta Liga 1 Dihentikan Sementara

“Nah, di seleksi tahap ketiga, nantinya dari 25 pemain itu bakal disaring lagi menjadi 18 pemain. Dari 25 pemain itu, 9 pemain dari Per­sikabo senior sedangkan sisanya kami ambil dari Piala PERY tahun sebelumnya,” katanya.

Mantan pemain Persib ini menjelaskan, walaupun persiapan terbilang singkat tim Per­sikabo U-21 tetap menargetkan prestasi seting­gi mungkin. “Walaupun peluang tidak besar, kami tetap menargetkan semaksimal mung­kin dalam turnamen ini. Kalau bisa juara ke­napa tidak,” ujarnya.

Baca Juga :  Siwo PWI Pusat Nyatakan Sikap Terkait Tragedi Kanjuruhan, Ini Isinya

Lebih lanjut dikatakannya, Technical Meeting untuk Turnamen Hizbul Wathon akan mulai digelar Rabu (22/7/2015). “Nanti, habis hari Raya Idhul Fitri mendatang kami akan mengikuti turnamen Hizbul Wathon yang akan diikuti 32 tim yang terdiri dari U-21 klub profesional seperti Persib, Persija, Are­ma dan lain-lainnya,” ucapnya.

Askab PSSI Bogor mengikutsertakan Per­sikabo Junior dalam turnamen tersebut bertu­juan untuk menggairahkan kembali sepakbola di Bumi Tegar Beriman. Sekaligus mencetak talenta – talenta muda sepakbola Kabupaten Bogor.