sponsorBANDUNG, Today – Manajemen Persib sudah mendapat undangan resmi un­tuk tampil di Piala Presiden. Hanya saja keputusan untuk ikut ambil bagian atau tidak masih ditimang oleh jajaran petinggi PT. Persib Bandung Bermartabat (PBB).

Itu karena di surat tersebut tidak ada rekomendasi dari PSSI, sedangkan Persib yang menjadi anggota federasi sepakbola nasional itu harus mengikuti aturan yang ada.

Dikatakan oleh Direktur Operasional PT. PBB, Risha Adi Widjaya, dengan tidak adanya rekomendasi dari PSSI, maka pihaknya akan kesulitan dalam mendapatkan sponsor untuk menyo­kong kebutuhan tim selama mengikuti turnamen.

Baca Juga :  Tinjau Pembangunan GOR Mini di Kota Bogor, Sekda: Ingin Terciptanya Klub Sepakbola dan Lahirnya Bakat Baru

Terlebih mayoritas dari mitra Maung Bandung saat ini belum membayar ke­wajiban mereka lantaran kompetisi ter­henti.

“Bisa dibayangkan, dari 17 logo yang tertera di jersey pemain saat ini. Hanya baru dua yang baru membayar ke kita. Itupun baru seperempatnya. Kita juga bingung, mau gimana lagi. Apalagi per­tandingan di kompetisi (QNB League) baru 2 kali pertandingan. Apa nilai jual kita?” ujarnya dalam wawancara di Gra­ha Persib.

Baca Juga :  Jawa Barat Jadi Pemilik Tetap Piala Presiden Porwanas XIII

Meski begitu pihaknya mengaku bisa sedikit bernafas lega, lantaran semua sponsor yang sudah menjalin kerjasama dengan Persib, tidak ada satupun yang mencoba melepaskan diri.

Artinya, keterikatan Persib dengan 17 sponsor ini masih berjalan meski kans mereka untuk mundur masih ter­buka. Mengingat kompetisi pun belum menunjukan kejelasan.

“Intinya mereka masih wait and see. Karena mereka paham dengan kondisi persepak bolaan kita. Jadi sam­bil menunggu kejelasan kapan kompe­tisi dimulai, mereka masih wait and see,” pung­kasnya.

(Imam/net)