MotoGP-2015-Sepang2-Test-Day2-Dani-Pedrosa-2BARCELONA, Today - Pem­balap Repsol Honda, Daniel Pedrosa finis ketiga pada bala­pan seri ketujuh MotoGP 2015, di belakang Jorge Lo­renzo dan Valentino Rossi. Bertanding di Sirkuit Kata­lunya, Pedrosa mencatat­kan waktu terbaik 43 me­nit 12.663 detik.

Kesuksesan ini mem­buat The Little Spaniard ju­lukan Daniel Pedrosa berada di posisi 10 dengan koleksi 39 angka. Hasil ini pun mem­bangkitkan gairah Pedrosa yang sempat berpikir untuk pensiun di usia dini.

Bukan rahasia Pedrosa memang banyak menghabis­kan waktu di ruang perawatan sejak pembukaan musim 2015. Pedrosa sempat menjalani op­erasi lengan di Kota Madrid pada 3 April 2015.

Ia mengalami masalah di antara pergelangan tangan dan sikunya atau yang biasa disebut arm pump.

Pedrosa berulang kali mengeluh tidak nyaman pada lengannya saat membalap di lintasan MotoGP. Setelah melakukan pemeriksaan, ternyata ia mengalami ma­salah pada arm pump. Ini bukan pertama kalinya bagi Pedrosa bermasalah dengan cedera ini.

“Saya tahu, apabila saya ti­dak dapat memulihkan lengan maka tidak ada artinya bagi saya ikut balapan dan saya ti­dak dapat memegang handle­bar dan fokus pada balapan,” kata Pedrosa, seperti diberita­kan Crash, Senin (15/6/2015).

“Karena alasan itulah saya berhenti. Saya tahu, tidak mu­dah untuk melanjutkan bala­pan dengan kondisi seperti itu. Saya harus tahu kejelasan mengenai masa depan saya di dunia balap,” sambungnya.

Sebelumnya, Pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, mengakhiri balapan di Circuit de Barcelona, Sabtu 14 Juni 2015, dengan finis di posisi tiga. Ia mampu meraih podium pertamanya di MotoGP 2015, Pedrosa pun tak mampu meny­embunyikan kebahagiaannya.

Pedrosa mengakui podium merupakan sesuatu yang pal­ing dinantinya belakangan ini. Hal ini memang wajar, meng­ingat sejak awal mula kompe­tisi MotoGP musim ini, belum sekali pun ia mengakhiri bala­pan di posisi tiga besar.

Mengetahui penantiannya dapat berakhir di Barcelona, yang notabene adalah ‘rumah’ sendiri, rasa bahagia memban­jiri Pedrosa. Apa yang sudah dicapai dinilai pembalap 29 tahun itu sebagai hasil dari perjuangan panjangnya.

“Saya sangat senang kare­na pencapaian ini melewati suatu proses yang sangat pan­jang. Kami berjuang dan men­derita sangat banyak dalam beberapa bulan terakhir. Saya telah membuat kemajuan yang positif,” kata Pedrosa.

Meski sudah mengakhiri penantiannya, pembalap ber­juluk The Little Spaniard itu ti­dak ingin cepat puas. Pasalnya, ia yakin masih ada hal yang harus diperbaiki untuk meraih hasil yang lebih baik lagi.

“Saya harap kami dapat lebih baik lagi secepatnya dan membalap dengan lebih kon­sisten. Mungkin dalam beber­apa trek lagi, motor kami akan lebih baik lagi dan kami bisa meningkat,” tandas Pedrosa.

(Imam/net)