Untitled-19BOGOR, TODAY — Forum Or­mas Bogor Bersatu (FOBB) mengaku jengkel terhadap Kejari Bogor yang terke­san membiarkan begitu saja laporan dugaan ad­anya pelanggaran hukum yang dilakukan Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman. K o o r d i ­nator FOBB Bennignu Argoebie hari ini akan mendatangi tiga lembaga pemer­intahan, yakni Kejari Bo­gor, DPRD Kota Bogor, dan Polres Bogor Kota. “Kami anggap tidak ada niat menin­daklanjuti laporan yang kami berikan. Padahal bukti-bukti su­dah kami sisipkan dalam laporan tersebut. Apa boleh buat, kami akan melapor ke Polda Jawa Barat dan Ke­jaksaan Tinggi Provinsi Jawa Barat,” kata Benni.

Benni yang juga seorang advokat itu menegaskan, selain melapor ke Kejati dan Polda, pihaknya juga akan meny­iram seluruh jalanan di Kota Bogor dengan obat anti masuk angin. “Aksi teatrikal mas­sal ini sebagai bukti kekecewaan kami atas sikap melempem lembaga hukum dalam menangani Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman,” kata dia.

Baca Juga :  Ratusan Warga Sukamaju Bogor Hidup Dalam Kegelapan

Komentar pedas juga dilontarkan Ketua DPRD Kota Bogor, Untung Wahyu­di Maryono. Politikus PDIP yang doyan musik metal itu meminta Kejaksaan Bo­gor memproses laporan FOBB. “Ya, kalau memang terbukti ada intervensi silahkan diproses lah. Jangan dibiarkan berlarut-larut,” ucapnya, kemarin. “Kejari Bogor juga jangan diam kalau sudah ada lapo­ran,” tambah dia.

Terkait lawatan FOBB nanti, Untung mengaku siap menerima. “Lhoh, kami terbuka. Kalau FOBB mau ajak kami audi­ensi ya monggo. Kami terbuka kok,” kata dia.

Ditempat berbeda, Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto, mengatakan, men­genai kegiatan dalam pelelangan, jika ada tindakan yang tidak sesuai dengan prose­dur akan dievaluasi. Bima Arya akan tert­ibkan soal surat-menyurat dan pembagian kewenangan. “Saya tidak mau melihat ke belakang, yang penting ke depannya tidak akan terulang peristiwa seperti ini,” kata dia.

Baca Juga :  Terbongkar, Ini Penyebab Mewabahnya Berbagai Penyakit Baru

Saat disinggung perkara hukum yang menimpa wakilnya, Bima Arya men­gatakan, jika sudah masuk ke ranah hu­kum, kita harus hormati proses hukum. “Tidak apa-apa jika sudah masuk ke ranah hukum, hanya tingal mengikuti prosesnya saja,” tuntasnya.

Sementara itu, saat ditemui BOGOR TODAY, Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman, yang biasanya ceplas-ceplos saat diwawancara, kemarin hanya nyele­tuk dengan jawaban normatif. Tak sep­erti biasanya. “Saya puasa bicara karena menjelang puasa,” kata dia.

(Rizky)