File0141Memasuki bulan Ramadhan, Persatuan Sepakbola Bogor (PSB) meliburkan para pemainnya selama sebulan penuh

Oleh : ADILLA PRASETYO WIBOWO
[email protected]

Ketua Umum (Ketum) PSB, HM Idris mengatakan bahwa mana­jemen PSB memutuskan untuk meliburkan para pemainnya se­lama sebulan penuh di bulan Ra­madhan, dan akan memulai kembali latihan rutin pasca Lebaran.

”Kami putuskan untuk meliburkan mer­eka selama sebulan. Dengan begitu mereka bisa rehat sejenak dan fokus menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan. Nanti setelah Lebaran baru mulai lagi latihan ru­tinnya,” katanya kepada BOGOR TODAY, Rabu (17/6/2015).

Berbeda dengan cabang olahraga (ca­bor) lain yang berada di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang tetap menggelar latihan rutin untuk mengejar target optimal di ajang Pekan Olahraga Daerah Jawa Barat (Porda Jabar) XIII/2018 di Kabupaten Bogor.

Lebih lanjut dikatakan pria yang juga menjabat sebagai anggota Dewan Per­wakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor fraksi Gerindra ini, peliburan tersebut juga disebabkan vakumnya kompetisi liga di In­donesia. Sehingga PSB tidak mempunyai wadah untuk mengaktualisasikan diri.

Baca Juga :  Jawa Barat Jadi Pemilik Tetap Piala Presiden Porwanas XIII

”Kemarin kita baru saja ikut kompetisi pra musim Liga Nusantara di Subang, Ka­bupaten Bandung. Target kita bisa menjadi juara, tapi sedikit meleset. Ini evaluasi bagi kita ke depan. Terutama di lini depan dan lini tengah,” ujarnya.

Di sisi lain, penyelenggaraan kompetisi di Tanah Air masih simpang siur. Sehingga banyak klub yang kebingungan dengan na­sibnya. ”Itulah, jadi menurutkan yang pal­ing tepat, yah selama bulan Ramadhan libur dulu latihannya,” ungkapnya.

Terkait kondisi fisik pemain selama men­jalani vakum selama sebulan penuh, HM Idris mengaku menghimbau kepada para punggawa tim berjuluk Laskar Pakuan terse­but untuk tetap menjalankan latihan ringan secara rutin di rumah masing-masing.

”Walaupun libur tapi kebugaran dan kondisi fisik perlu tetap dijaga. Jadi setelah menjalani liburan, cepat untuk mengemba­likan kondisi fisik ke mode siap tempur den­gan beberapa latihan pemanasan ringan,” ucapnya.

Baca Juga :  Raih 2 Emas, Cabor Tenis Meja Jabar Juara Umum di Porwanas XIII 2022

Para punggawa muda Laskar Pakuan mulai resmi diliburkan, Kamis (18/6/2015) dan akan dilakukan pemanggilan kembali bila latihan rutin telah siap digelar. ”Ren­cananya sih pasca Lebaran kita panggil lagi, jangan terlalu lama juga mereka dilibur­kan,” imbuhnya.

Pasalnya, jangka waktu libur pemain sepakbola berpengaruh terhadap motivasi dan mental dalam bermain. Jika libur ter­lalu lama, kesiapan mental cenderung lebih rendah dan perlu pemupukan lebih. ”Kalau terlalu lama, semangatnya sudah banyak yang kendor karena keenakan liburan,” kelakarnya.

Lebih lanjut HM Idris bersama dengan manajemen PSB masih tetap berharap Liga Nusantara bisa segera kembali digulirkan dan kondisi persepakbolaan Tanah Air bisa membaik seperti yang terjadi di benua Ero­pa dan Inggris.

”Saya memiliki mimpi ingin melihat kondisi Liga di Indonesia itu bisa berkem­bang seperti kondisi liga di Inggris, Ita­lia, Jerman dan lainnya. Sehingga industri sepakbola itu bisa menjadi lahan yang san­gat menjanjikan bagi para pelaku di dalam­nya,” pungkasnya. (*)