Berita-2-(2)BOGOR, Today – Memfokus­kan diri pada pembinaan atlet usia dini, Persatuan Lawn Te­nis Indonesia (Pelti) Kabupaten Bogor getol menggelar per­tandingan tenis usia dini. Salah satunya adalah turnamen Tenis Junior yang digelar di lapangan tenis kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) belum lama ini.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Yusuf Sadeli mengapr­esiasi dan mendorong cabang olahraga (cabor) lain untuk menggelar turnamen secara ru­tin. “Kejuaraan itu kunci utama untuk melahirkan atlet ber­prestasi. Atlet bisa berprestasi kalau punya jam terbang yang tinggi,” katanya.

Dirinya juga mematok tar­get bagi Pelti Kabupaten Bogor untuk bisa menjadi juara umum di ajang Pekan Olahraga Dae­rah Jawa Barat (Porda Jabar) XIII/2018. Dimana Kabupaten Bogor didaulat sebagai tuan rumah ajang bergengsi se-Jabar itu. “Kita harus mewujudkan kembali kejayaan Porda Jabar di Bandung yang berhasil meraih ebam medali emas dari yujuh medali yang diperebutkan,” te­gasnya.

Baca Juga :  IPB RUN 2022, Lari Sambil Tanam Pohon Langka

Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Pelti Kabupaten Bo­gor, Yous Sudrajat mengatakan bahwa turnamen ini juga di­manfaatkan sebagai ajang evalu­asi diri terkait pola pembinaan atlet dan menakar sejauh mana kemampuan amsing-masing atlet junior yang dimiliki Pelti Kabupaten Bogor. “Secara ke­seluruhan, hasilnya sangat memuaskan,” katanya.

Bogor berhasil mencuri satu gelar bergengsi di Tunggal Putra Kelompok Usia (KU) 18 ta­hun mengalahkan pemain De­pok. Handoyo dari Bogor men­cukur Irfan dari Depok tanpa poin dengan skor 6-0, dimana keduanya sama-sama pemain Porda dari tempatnya masing-masing.

Baca Juga :  Ribuan Suporter Nyalakan 1000 Lilin dan Gelar Doa Bersama di Stadion Pakansari 

Kemudian, Irfan dari De­pok berpasangan dengan Val­lenza membalas kekalahannya atas Handoyo difinal 18 Tahun Ganda Putra yang berpasangan dengan Andre dengan skor 8-6 buat Depok.

Depok berhasil menjadi Juara Umum setelah meraih 5 (lima) gelar dari 11 (sebelas) gelar yang diperebutkan, disusul Kab Bogor meraih 3 (gelar), kemudi­an DKI Jakarta mendapat 2 (dua) gelar dari Tunggal dan Ganda Putri 12 Tahun dan 1 (satu) ge­lar berhasil dicuri Kota Bogor di Tunggal Putra 18 Tahun.

(Adilla Prasetyo Wibowo)