JAKARTA, Today – Seluruh level tim nasion­al Indonesia yang dibina Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), merasakan akibat sanksi yang dilakukan FIFA.

Belum lama ini, Timnas Indonesia U-16 dan U-19 secara resmi dibubarkan PSSI. Hal tersebut, lantaran Kementeri­an Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) masih belum menarik pembekuan ke­pada PSSI. Sehingga, FIFA juga belum mencabut sanksi bagi Indonesia.

Pembubaran dilakukan karena Indo­nesia tidak memiliki peluang tampil di Piala AFF U-16 dan U-19, juga kualifikasi Piala Asia. Hal tersebut, akibat sanksi FIFA yang jatuh per 30 Mei.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Siapkan Bonus 309 Miliar Bagi Atlet Beprestasi di Asean Para Games 2022

Jika sesuai rencana, Timnas Indo­nesia U-16 akan mengikuti Piala AFF U-16, 27 Juli sampai 7 Agustus 2015. Sementara Timnas U-19, tampil di Piala AFF U-19, 22 Agustus sampai 4 September 2015.

Indonesia sebelumnya ditunjuk seb­agai tuan rumah, namun status tersebut juga ikut dicabut karena sanksi FIFA.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Siapkan Bonus 309 Miliar Bagi Atlet Beprestasi di Asean Para Games 2022

“Setelah tampil di Vietnam kemarin, kami memang belum ada lagi agenda terdekat. Sehingga, tidak terlalu ber­dampak,” terang mantan Pelatih Tim­nas Indonesia Wanita, Rully Nere.

Namun, ia kembali dipercaya PSSI dan seharusnya menangani Timnas wanita untuk level U-14. Tim itulah yang mengalami kerugiannya karena tidak dilanjutkan dan tidak bisa tampil.

“Apalagi, para pemain sudah persiapan, termasuk membuat pasport untuk berlaga di Piala AFF, Vietnam, Juni,” tuturnya.

(Imam/net)